Sekolah Hanya Orientasi Ijazah

M. Sahid Hamid

Beda dengan argumentasi Ivan Illich dalam idiom discholing mengemukakan bahwa sekolah hanya mencetak orang pintar, sekolah gagal membudayakan orang sistem pengajaran adalah mesin penggiling yang menghancurkan martabat.

Illich dalam kesimpulannya bahwa seseorang harus lebih dulu ruang-ruang kelas mencicipi kepalsuan sistemnya dan menyadari bahwa Ijazah bukan jaminan akal sehat.

Sekolah hari ini lebih menjadi pabrik menyeragamkan pikiran, membungkam imajinasi, dan menukar rasa ingin tahu dengan nilai rapor. Jika sekolah tak lagi memerdekakan lalu untuk siapa ia dibangun.

Seiring dengan itu, nasehat Ali bin Abi Thalib ra, bahwa ilmu yang mulia adalah ilmu yang terwujud dalam amal perbuatan dan karakter, bukan sekedar pengetahuan di lisan atau Ijazah semata.

Nasehat Imam Ali korelasi dengan nasehat Imam Ghazali yang dikenal dengan gelar Hujjatul Islam, mewanti-wanti para penuntut ilmu agar senantiasa mencari ilmu dengan niat yang tulus semata-mata demi meraih ridha Allah SWT.

Beliau mengingatkan bahwa menuntut ilmu dengan tujuan berbangga dihadapan masyarakat untuk memperoleh pujian, kekayaan atau status dunia.

Berkenaan dengan nasehat Ali bin Abi Thalib ra dan Imam Ghazali sangat relevan dengan sang tokoh pembebasan pendidikan Prof. Dr. Paulu Freire mengkritisi bahwa eksistensi lembaga pendidikan seharusnya menjadi alat pembebasan yang menjembatani kesenjangan sosial dan memberdayakan kaum tertindas untuk berpartisipasi aktif dalam mengubah masyarakat dan mencapai kesadaran kritis.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...