Sebab-Sebab Ibadah Ditolak Allah SWT

H. Usman Muhammad

Zaman sekarang banyak sekali fariasi dari minuman khamar dalam berbagai macam bentuk termasuk berbagai jenis narkoba yang membahayakan itu.

Kelima, tidak ikhlas. Keikhlasan dalam melaksanakan ibadah, adalah merupakan kunci diterimanya ibadah seseorang di sisi Allah SWT.

Jika seseorang dalam melaksanakan ibadah dengan niat agar dilihat dan diketahui orang, supaya dia dihormati, disegani dan dimuliakan maupun dengan alasan lain selain dari hanya mencari keridhaan Allah SWT, itu suatu pertanda bahwa ibadahnya tidak ikhlas.

Dalam Al-Qur’an Allah tegaskan: “Padahal mereka hanya diperintahkan untuk menyembah Allah, dengan ikhlas mentaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama yang lurus...” (QS. Al-Bayyinah: 5).

Selain itu Rasulullah SAW, juga menegaskan dalam Haditsnya: “Jika engkau melakukan amal (ibadah) lakukanlah semata-mata karena Allah dengan ikhlas, karena tidak akan diterima amal ibadah dari hamba-Nya, kecuali yang dilakukan dengan ikhlas.” (HR. Bukhari).

Keenam, bermegah-megah dengan harta benda (kekayaan). Ibadah ritual seseorang seperti shalat, puasa dan haji belumlah merupakan jaminan untuk menikmati syurganya Allah.

Jika harta dan kekayaan yang dikaruniakan kepadanya hanya dipergunakan untuk bersenang-senang atau bermegah-megahan sendiri tanpa peduli dengan orang-orang sekitar.

Allah SWT, tegaskan dalam Al-Qur’an: “Maka celakalah orang-orang yang shalat. Yaitu orang-orang yang lalai dari shalatnya, yang berbuat ria dan enggan (memberikan) bantuan.” (QS. Al-Ma’un:4-6).

Ibnu Abbas R.A pernah meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad, SAW, pernah bersabda: “Tidak dianggap beriman orang yang nyenyak tidur dalam keadaan kenyang sementara tetangganya berkeliling dalam kelaparan.” (*)

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...