Sebab-Sebab Ibadah Ditolak Allah SWT

H. Usman Muhammad

Sebagaimana firman-Nya: “Sembahlah Allah dan janganlah kamu menyekutukan-Nya dengan suatu apapun, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.” (QS. An-Nisa: 36)

Ayat Al-Qur’an di atas menunjukkan bahwa betapa pentingnya berbuat baik kepada kedua orang tua (Ibu dan Bapak), bahkan Rasulullah SAW, pernah menegaskan dalam sebuah Hadits: “Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan kedua orang tua dan kutukan Allah tergantung kepada kutukan kedua orang tua.” (Al-Hadits).

Durhaka kepada keduanya sampai pada menyakiti hati mereka menyebabkan amal ibadah yang dilakukan tidak akan diterima oleh Allah SWT.

Jangankan durhaka kepada keduanya, sedangkan tidak mendo’akan untuk mereka saja seorang anak akan terputus rezkinya.

Hal ini sebagaima ketegasan Rasulullah SAW, dalam sebuah Hadits: “Barangsiapa yang meninggalkan (tidak) berdo’a untuk kedua ibu bapaknya maka dia akan terputus rizkinya.” (HR. ad-Dailami).

Ketiga. Melakukan perbuatan ghibah. Kadang-kadang manusia tidak menyadari ketika menceritakan kekurangan dan kejelekan orang lain ketika orang yang diceritakan itu tidak ada, sikap atau perbuatan semacam ini dalam bahasa agama Islam disebut “ghibah”.

Ghibah adalah suatu perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT. Dalam pandangan Islam dosa dari perbuatan ghibah disetarakan dengan memakan mayat manusia.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4 5

Komentar

Loading...