Dinas Pertanian Maluku Utara Siapkan 8,6 Miliar untuk Pengadaan Alat Berat

Plt Kadis Pertanian Malut, Anwar Husen. (Foto: malutpost.com)

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melalui Dinas Pertanian mengalokasikan anggaran sebesar Rp8,6 miliar untuk pengadaan alat berat dalam rangka peningkatan pengelolaan produksi pertanian.

Plt Kadis Pertanian Maluku Utara, Anwar Husen menyebut, alat berat yang akan diadakan mencakup ekskavator, doser, bomax, truk, dan tronton.

Menurutnya, langkah ini sebagai bagian dari upaya jangka panjang membangun infrastruktur pertanian, khususnya akses jalan usaha tani yang selama ini menjadi kendala utama di lapangan.

Semuanya ditujukan untuk mempercepat pembangunan dan pembukaan jalan tani serta mendukung berbagai kebutuhan produksi pertanian di wilayah Maluku Utara.

"Kalau kita punya alat sendiri dan pengerjaan dilakukan secara swakelola, tentu lebih menguntungkan. Dana bisa ditekan, tapi volume pekerjaan lebih besar," kata Kadis Anwar, Kamis (10/7/2025).

Ia menyebut, arahan untuk mendorong sistem swakelola juga datang langsung dari gubernur yang melihat bahwa pengelolaan secara mandiri lebih efisien dan berdampak langsung ke petani.

Pada tahap awal tahun ini, alat berat akan difokuskan di Kabupaten Halmahera Utara sebagai wilayah prioritas. Setelah itu, akan dilanjutkan secara bertahap ke kabupaten/kota lain di Malut, dengan target seluruh daerah dapat dijangkau infrastruktur jalan tani dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

"Alat-alat ini akan pertama kali diturunkan di Halmahera Utara. Selanjutnya kita sisir secara bertahap hingga seluruh wilayah Malut tersentuh pembangunan jalan tani," jelasnya.

Ia menjelaskan, pengadaan alat berat tersebut dilakukan melalui sistem belanja elektronik (e-katalog) untuk menjamin transparansi dan kecepatan proses. Saat ini, Dinas Pertanian masih dalam tahap pemilihan perusahaan penyedia alat berat.

"Kita lagi cari versi dan penawaran terbaik. Siapa yang paling cepat bisa datangkan alat ke Malut, itu yang kita pilih dan klik perusahaan mereka," tegasnya.

Menurut dia, hadirnya alat berat tersebut Dinas Pertanian optimistis pelaksanaan program pembangunan pertanian akan lebih cepat, hemat, dan tepat sasaran, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal. (nar)

Komentar

Loading...