Okupansi Hotel Naik, Pariwisata Malut Bangkit

Peningkatan jumlah wisatawan, jika tidak diimbangi dengan kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan, justru dapat menjadi bumerang.
Untuk itu, masyarakat dan pelaku wisata harus terus diingatkan: jangan buang sampah sembarangan, selalu bersikap ramah terhadap pendatang, dan mari perbanyak produk lokal sebagai buah tangan khas Maluku Utara.
Baca Juga: Koran Digital Malut Post Edisi 8 Juli 2025
Dengan begitu, setiap kunjungan wisata tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi ekonomi lokal.
Meningkatnya angka okupansi hotel adalah sinyal optimisme. Namun keberhasilan pariwisata sejati bukan hanya soal angka, melainkan keberlanjutan. Dan keberlanjutan itu hanya mungkin jika kita, sebagai tuan rumah, benar-benar siap dan peduli. (*)
Komentar