Tembus Akses Menantang, PLN Berhasil Listriki Lima Kampung Di Keerom, Papua

Peresimian listrik masuk desa diapresiasi oleh Kepala Desa Abbanuange, Kabupaten Wajo, Nur Cahaya, atas upaya PLN dalam melistriki daerah terpencil.

Masyarakat bahkan harus mengeluarkan uang pribadi untuk membeli minyak tanah demi bisa menikmati penerangan di malam hari.

“Kalau beli minyak tanah Rp 10ribu per liter dan setiap rumah membutuhkan 5-7 liter untuk kurang lebih pemakaian satu bulan. Kami berharap lampu dapat hadir pada semua rumah. Ini tentunya bisa membantu proses belajar karena anak-anak kami butuh hal itu untuk belajar. Kami juga bisa pakai untuk membuat bangku atau meja jika ada setrum dan tentunya bisa menambah penghasilan,” ujar Alex.

PLN menghadirkan listrik selama 24 jam untuk lima kampung di Kabupaten Keerom, Papua.

Bupati Keerom, Piter Gusbager mengapresiasi langkah PLN dan seluruh pihak yang telah membantu untuk mewujudkan ketersediaan listrik di wilayahnya.

Menurutnya, Pemerintah bersama PLN terus bersinergi dalam mengambil langkah-langkah untuk menyediakan infrastruktur kelistrikan yang memadai.

Dirinya percaya dengan komitmen yang baik maka kolaborasi mulia antar instansi ini akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya merasa bahagia karena PLN bisa menyelesaikan pekerjaan dengan cepat. Ini memberikan harapan yang sangat besar bahwa Kabupaten Keerom dari waktu ke waktu akan terus mengalami kemajuan khususnya terkait fasilitas penerangan. Saya berharap PLN selalu menjadi mitra penting kami untuk bisa mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat. Saya berharap PLN selalu memiliki inovasi hingga strategi-strategi taktis dalam menerangi seluruh tanah Papua,” ungkap Piter.

Baca halaman selanjutnya...

Selanjutnya 1 2 3

Komentar

Loading...