1. Beranda
  2. Hukum & Kriminal

Buka Rakernis, Kapolda Malut Tekankan Kemampuan Penyelidikan dan Penyidikan

Oleh ,

Ternate, malutpost.com - Kapolda Maluku Utara (Malut) Irjen Pol. Arif Budiman menekankan pentingnya peningkatan kemampuan penyelidikan dan penyidikan bagi jajaran Reserse Kriminal.

Hal tersebut disampaikan Irjen Arif Budiman saat diwawancarai usai membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) fungsi Reserse yang berlangsung di Royal N Resto, Kelurahan Kalumpang, Kota Ternate, Rabu (9/9/2026).

Kapolda mengatakan, fungsi Reserse Kriminal memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan melalui penegakan hukum yang profesional, transparan, berkeadilan, serta memberikan kepastian hukum.

Apalagi, kata dia, Maluku Utara memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) dan pertumbuhan investasi yang pesat. Kondisi tersebut juga menghadirkan berbagai potensi tindak pidana, mulai dari narkotika, kejahatan terhadap perempuan dan anak, kejahatan siber, korupsi, pertambangan, lingkungan hidup hingga kejahatan ekonomi.

“Menghadapi kondisi tersebut, jajaran Reserse Kriminal tidak boleh bekerja dengan pola yang biasa-biasa saja, karena penyidik harus memiliki kemampuan yang lebih baik daripada pelaku kejahatan,” tegasnya.

Jenderal bintang dua itu meminta jajaran Reserse meningkatkan kemampuan penyelidikan dan penyidikan, menguasai hukum, memanfaatkan teknologi, serta memperkuat Scientific Crime Investigation.

Selain itu, penyidik juga diminta meningkatkan kemampuan penelusuran aset dan transaksi hasil kejahatan serta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.

“Keberhasilan penegakan hukum bukan hanya dilihat dari jumlah perkara atau tersangka, tetapi dari kualitas penanganan, kepastian hukum, keadilan, kemanfaatan, dan dampaknya bagi masyarakat,” kata Arif.

Irjen Arif mengingatkan agar penegakan hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Dia juga menegaskan tidak boleh ada intervensi, kepentingan pribadi, kriminalisasi maupun praktik transaksional dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

“Saya juga akan mendukung investasi dan pembangunan di Maluku Utara. Namun, seluruh aktivitas pembangunan harus berjalan sesuai hukum, memberikan manfaat kepada masyarakat, menjaga lingkungan dan tidak menjadi ruang bagi terjadinya tindak pidana,” tegasnya.

Untuk itu, Kapolda mengingatkan seluruh personel Reserse agar menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Penyelidikan dan penyidikan juga harus dilakukan secara proporsional, transparan dan berdasarkan hukum.

Para penyidik diminta memprioritaskan penanganan kejahatan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, keuangan negara, perekonomian, lingkungan hidup dan pembangunan.

“Khusus pada kasus pidana korupsi dan kejahatan ekonomi, harus dioptimalkan penelusuran aset negara dan pemulihan keuangan negara. Selain itu, perkuat koordinasi dan sinergi dengan Kejaksaan, Pengadilan, pemerintah daerah, serta instansi terkait,” tuturnya.

Ia juga meminta pengawasan ditingkatkan hingga memberikan kepastian kepada masyarakat dalam setiap tahapan penanganan perkara.

Kepada para Kasat Reskrim di jajaran Polres se-Maluku Utara, Irjen Arif menekankan pentingnya pengawasan melekat terhadap anggota masing-masing.

“Jangan menunggu satu perkara menjadi masalah. Lakukan gelar perkara secara berkualitas, evaluasi perkara yang berlarut-larut dan pastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara profesional serta memperoleh kepastian hukum,” tandasnya. (one)

Baca Juga