1. Beranda
  2. Maluku Utara

Maluku Utara Bantu Rp1 Miliar untuk Korban Bencana NTT

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) menyalurkan bantuan keuangan tanggap darurat sebesar Rp1 miliar untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap warga NTT yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian antarsesama anak bangsa. Menurutnya, jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang untuk saling membantu dalam situasi bencana.

“Laut boleh memisahkan Maluku Utara dan NTT, tetapi kemanusiaan tidak mengenal jarak. Ketika saudara kita sedang berduka, hati kita ikut bersama mereka. Rp1 miliar ini adalah bentuk kecil dari kepedulian besar masyarakat Maluku Utara untuk NTT. Anda tidak sendiri,” ujar Sherly, Senin (17/8/2026).

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus mendukung proses penanganan dan pemulihan pascabencana.

Sherly juga mengajak masyarakat Maluku Utara untuk terus mendoakan keselamatan warga terdampak serta memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing.

“Kita pernah merasakan bagaimana beratnya menghadapi bencana. Karena itu, hari ini kita hadir untuk menguatkan saudara-saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban dan mempercepat mereka bangkit,” katanya.

Menurut Sherly, solidaritas dalam menghadapi bencana merupakan bagian dari semangat persaudaraan Indonesia. Pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa, kata dia, harus saling menguatkan ketika bencana datang tanpa mengenal batas wilayah.

Penyaluran bantuan senilai Rp1 miliar ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam membangun semangat kemanusiaan dan gotong royong antardaerah.

"Dari Maluku Utara untuk NT,: satu duka, satu doa, dan satu Indonesia," pungkasnya. (nar)

Baca Juga