1. Beranda
  2. Maluku Utara

Usulan Pinjaman Daerah Jadi Sinyal Kondisi Fiskal Daerah ke Pemerintah Pusat

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com -- Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara (Malut), Sarbin Sehe, mengaku langkah Pemprov mengajukan pinjaman daerah merupakan salah satu upaya menghadapi tekanan fiskal daerah.

Selain itu, sekaligus memberikan sinyal kepada pemerintah pusat mengenai kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami tantangan.

"Langkah pemerintah sampai kemudian melakukan pinjaman itu salah satu bagian. Minimal untuk mencari perhatian pemerintah pusat," kata Sarbin, Rabu (22/7/2026).

Menurut Sarbin, persoalan fiskal tidak hanya dialami Maluku Utara, tetapi juga dirasakan oleh banyak pemerintah daerah di Indonesia. Karena itu, sejumlah provinsi memilih mengajukan pinjaman sebagai langkah menjaga keberlangsungan pembangunan dan pelayanan publik.

Ia mengatakan, pengajuan pinjaman yang dilakukan berbagai daerah diharapkan menjadi gambaran bagi pemerintah pusat bahwa kondisi fiskal daerah di seluruh Indonesia saat ini sedang menghadapi tekanan.

"Bukan cuma Provinsi Maluku Utara, tetapi hampir seluruh provinsi mengajukan pinjaman dalam rangka itu. Sehingga pemerintah pusat juga tahu bahwa fiskal daerah se-Indonesia itu lagi ada masalah," ujar Wagub.

Sarbin menegaskan, pemprov terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kondisi fiskal daerah, termasuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi akibat keterbatasan kemampuan keuangan daerah.

"Kalau koordinasi hampir setiap saat kami lakukan," tegasnya.

Menurut Sarbin, Pemprov Malut berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap kondisi fiskal daerah, sehingga kebijakan yang diambil ke depan mampu memperkuat kapasitas keuangan daerah dan mendukung percepatan pembangunan di Maluku Utara. (nar) 

Baca Juga