Sebab-Sebab Ibadah Ditolak Allah SWT

Oleh: H. Usman Muhammad, S.H,. M.Pd.I
(Imam Besar Masjid Agung Al-Munawwar Kota Ternate)
Ibadah adalah merupakan suatu bentuk penghambaan atau pengabdian seorang manusia kepada Allah SWT, yang juga sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih atas segala curahan rahmat dan kasih sayang Allah yang tak terhingga kepada diri manusia.
Ibadah juga merupakan realisasi dari komitmen iman seorang Muslim atas rukun iman yang enam yaitu:
1. Iman kepada Allah,
2. Iman kepada Malaikat-Malaikat Allah,
3. Iman kepada Kitab-Kitab Allah,
4. Iman kepada Rasul-Rasul Allah,
5. Iman kepada Hari Kiyamat dan
6. Iman kepada Takdir Allah.
Baca Juga: Malu Bagian dari Iman
Beriman kepada keenam rukun iman tersebut di atas, adalah merupakan konsep dasar dalam keislaman seorang Muslim, karena dari rukun iman itulah akan dioperasionalkan dalam bentuk ibadah seperti syahadat, shalat, zakat, puasa dan haji ke Baitullah bagi yang mampu atau yang kita kenal dengan istilah Rukun Islam.
Karena keimanan seseorang tidak hanya cukup dengan mengatakan bahwa: “Saya adalah orang beriman”, tapi iman yang benar ialah harus dipadukan tiga hal dalam diri orang yang mengaku beriman tersebut yaitu:
Takriirin billisan (diucapkan dengan lidah),tashdiiqun bil qalbi (diyakini dengan hati) wa af’aalun bil a’mal (dibuktikan dengan amal perbuatan).
Baca Juga: Koran Digital Malut Post Edisi, 29 Agustus 2025
Oleh sebab itu dalam Al-Qur’an jika disebut kata iman selalu digandeng dengan amal shaleh seperti: “Innalladziina aamanu wa ‘amilushshaalihat...” (Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shaleh..)
Ibadah atau amal shaleh yang dilakukan oleh seseorang yang merupakan operasionalisasi dari keenam rukun iman tersebut di atas, tentunya dengan harapan agar diterima oleh Allah SWT, sehingga menjadi bekal hidup di alam akhirat kelak.
Baca Halaman Selanjutnya..
Komentar