Daftar Pustaka: Bukan Sekadar Formalitas, Melainkan Pilar Riset Ilmiah

Witono Hardi

Daftar pustaka menjadi semacam peta intelektual yang menghubungkan topik kita dengan penelitian-penelitian terdahulu.

Melalui daftar pustaka, kita menunjukkan bahwa kita tidak bekerja sendirian, melainkan berdiri di atas bahu para pemikir sebelumnya.

Inilah mengapa daftar pustaka harus disusun dengan kesadaran ilmiah, bukan sekadar salinan tempelan dari karya orang lain.

Peran Daftar Pustaka di Setiap Bab Penelitian

Dalam struktur skripsi, citasi dan daftar pustaka memegang peran penting di hampir semua bab.

Di Bab 1 (Pendahuluan), daftar pustaka muncul dalam bentuk latar belakang yang mengacu pada fenomena atau kasus-kasus sejenis, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global.

Ini penting agar pembaca memahami bahwa masalah yang diangkat memang nyata dan telah menjadi perhatian para peneliti sebelumnya.

Baca Juga: Koran Digital Malut Post Edisi 5 Juli 2025

Di Bab 2 (Tinjauan Pustaka), kita lebih mendalam membahas teori, konsep, serta hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan. Ini bukan sekadar kumpulan kutipan, tapi harus disusun secara tematik dan argumentatif. Kita membangun jembatan dari gagasan lama menuju pertanyaan penelitian kita.

Bab 3 (Metodologi) pun tidak bisa lepas dari daftar pustaka. Justru di sinilah metodologi yang kita pilih harus dikuatkan dengan rujukan. Jika kita memilih metode kuantitatif, misalnya, maka harus jelas siapa yang pernah menggunakan metode tersebut dalam konteks serupa, dan apa hasilnya.

Baca Halaman Selanjutnya..

Selanjutnya 1 2 3 4

Komentar

Loading...