1. Beranda
  2. Ternate
  3. Pendidikan

Peringati Hari Santri, Wali Kota Minta Santri Kuasai Teknologi

Oleh ,
Ternate, malutpost.com -- Santri dituntut tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga mampu menguasai teknologi dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman. Tantangan era digital mengharuskan generasi muda Islam menjadi cerdas, kreatif, toleran, dan peka terhadap persoalan sosial.
Itu disampaikan Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, saat menghadiri peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang digelar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate di auditorium kampus, Kamis (29/10).
Tauhid mengatakan, Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat nilai keislaman sekaligus meneguhkan peran santri dalam membangun masyarakat yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
Menurut dia, santri dan ulama memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa Indonesia. Semangat keikhlasan, pengabdian, kemandirian, serta cinta tanah air yang diwariskan para pendahulu harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial, santri masa kini harus mampu menjaga nilai-nilai agama sekaligus berkontribusi dalam menjawab tantangan pembangunan. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi bekal penting agar generasi muda tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.
Tauhid juga menilai pesantren, lembaga pendidikan keagamaan, dan perguruan tinggi Islam merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia. Pembangunan, tidak cukup hanya melalui infrastruktur, tetapi harus diimbangi penguatan karakter, moral, dan kualitas pendidikan.
Dia mengajak santri, mahasiswa dan generasi muda di Kota Ternate terus mengembangkan potensi diri, menjaga persatuan, serta menghormati perbedaan. Generasi muda diharapkan tidak hanya membanggakan keluarga, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan daerah.
Tauhid berharap, semangat Hari Santri dapat menjadi inspirasi untuk membangun Ternate yang religius, harmonis, berbudaya, dan berkemajuan, tanpa meninggalkan kearifan lokal serta sejarah persaudaraan Kota Rempah. (sst/kun)

Baca Juga