Warga dan PT BMI Bahu-Membahu Padamkan Karhutla, Bupati Taliabu Beri Apresiasi
Bobong, malutpost.com – Kolaborasi warga dan PT Bintani Megaindah (BMI) dalam upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di empat desa di Kabupaten Pulau Taliabu mendapat apresiasi dari Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Widya L. Mus.
Apresiasi tersebut disampaikan saat Bupati bersama rombongan Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu meninjau lokasi terdampak kebakaran dan mengunjungi posko karhutla di Desa Ufung, akhir pekan lalu.
Kebakaran yang terjadi pada pekan sebelumnya melanda kawasan di sekitar Desa Todoli, Ufung, Padang, dan Tikong. Dalam penanganan kebakaran tersebut, warga bersama karyawan PT BMI bahu-membahu melakukan pemadaman di sejumlah titik.
Sinergi antara masyarakat dan perusahaan ini menjadi wujud kepedulian bersama dalam menghadapi bencana yang berdampak pada lingkungan dan masyarakat. Kekompakan berbagai pihak tersebut juga mendapat perhatian dari Bupati saat meninjau kondisi di lapangan.
Manager External PT BMI, Josep, mengatakan keterlibatan warga dan karyawan perusahaan merupakan bentuk komitmen untuk membantu masyarakat dalam menghadapi bencana karhutla.
Menurut dia, penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, hingga para pemangku kepentingan yang berada di sekitar lokasi terdampak.
“Bencana ini dapat kita atasi dengan kebersamaan. Hanya dengan kebersamaan Pemda, warga, dan stakeholder, bencana ini dapat kita lewati,” ujar Josep.
Ia menegaskan, perusahaan akan berupaya semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang dimiliki untuk membantu warga memadamkan api di sejumlah titik kebakaran.
“Kami membantu sesuai kemampuan yang kami miliki. Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi di lapangan,” katanya.
Josep berharap kebakaran hutan dan lahan di Pulau Taliabu segera dapat dikendalikan. Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Taliabu Barat Laut dan Kecamatan Lede, agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran susulan.
“Mudah-mudahan bencana ini segera berakhir,” tutupnya.
Kolaborasi antara warga, perusahaan, dan pemerintah diharapkan terus terjaga, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam upaya pencegahan karhutla agar kejadian serupa tidak kembali meluas di kemudian hari. (cr-04)