1. Beranda
  2. Maluku Utara

HUT ke-27 Provinsi Malut, Graal Ingatkan Pemerataan Pembangunan

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI asal Maluku Utara (Malut), R. Graal Taliawo, menyoroti kualitas pertumbuhan ekonomi Malut yang dinilai belum sepenuhnya dirasakan masyarakat.

Di tengah tingginya angka pertumbuhan ekonomi daerah, ia mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) mengembangkan hilirisasi sektor perikanan dan pertanian. Agar manfaat pembangunan dapat dinikmati masyarakat secara lebih merata. Ini disampaikan Graal dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Provinsi Malut di sela Upacara HUT di pelataran Masjid Raya Shaful Khairat Sofifi, Senin (12/10/2026).

Ia mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah dirintis sejak kepemimpinan gubernur terdahulu hingga pemerintahan saat ini di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

“Pertama-tama kita ucapkan selamat ulang tahun buat provinsi kita yang tercinta. Ini perjalanan yang luar biasa. Sudah banyak capaian yang kita bisa capai di bawah kepemimpinan gubernur-gubernur sebelumnya, termasuk sekarang IbubGubernur Sherly dan Pak Wagub Sarbin,” ujarnya.

Meski demikian, Anggota Komite II DPD RI itu mengingatkan bahwa tingginya pertumbuhan ekonomi tidak cukup jika manfaatnya belum dirasakan secara luas oleh masyarakat. Sebab, pertumbuhan ekonomi Malut selama ini masih banyak ditopang sektor pertambangan atau ekonomi ekstraktif. Kondisi ini perlu menjadi perhatian agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pertumbuhan ekonomi yang terus tinggi tiap tahun ini benar-benar harus terasa di level masyarakat. Kita harus tahu bahwa pertumbuhan ekonomi kita di Malut karena kontribusi dari pertambangan atau ekonomi ekstraktif. Dan itu kita tahu juga, pastinya hanya segelintir orang yang menikmati,” tegasnya.

Karena itu, Graal mendorong pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat hilirisasi di sektor perikanan dan pertanian. Di mana kedua sektor tersebut memiliki peran penting karena menjadi sumber mata pencaharian bagi sebagian besar masyarakat Malut.

Pengembangan hilirisasi dinilai dapat meningkatkan nilai tambah hasil produksi masyarakat, membuka peluang usaha, serta memperluas kesempatan kerja. Dengan begitu, manfaat pertumbuhan ekonomi tidak hanya terkonsentrasi pada sektor pertambangan, tetapi juga menjangkau masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan dan pertanian.

“Kita meminta dan mendorong supaya pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan kabupaten/kota juga harus mendorong hilirisasi di sektor perikanan serta pertanian. Karena di situ mayoritas masyarakat Malut hidup dan bekerja. Jadi, kalau hilirisasi di sektor perikanan dan pertanian, niscaya pertumbuhan ekonomi akan benar-benar tumbuh dan terasa,” tandasnya.

Graal berharap, momentum HUT ke-27 Provinsi Malut ini menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk memperkuat arah pembangunan yang lebih merata. Pertumbuhan ekonomi, menurutnya, harus berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar capaian pembangunan benar-benar dirasakan hingga ke tingkat bawah. (cr-01)

Baca Juga