Resmi Dilantik, HPMS Siap Jadi Mitra Kritis Pemerintah Provinsi Maluku Utara
Ternate, malutpost.com - Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (PP HPMS) periode 2026-2031 resmi dilantik. Acara pelantikan berlangsung di Sahid Bella Hotel Ternate, Jumat (9/10/2026) malam.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dari Kepulauan Sula, serta dibuka Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda. Selain Sherly, Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe juga hadir bersama sejumlah pejabat lainnya.
Gubernur Sherly dalam sambutannya mengatakan, HPMS telah berusia 67 tahun sejak didirikan pada 20 September 1959. Menurutnya, HPMS merupakan organisasi yang harus menjadi mitra pemerintah yang kritis terutama dalam mendorong pembangunan di Kepulauan Sula.
Sherly dalam kesempatan tersebut juga mengaku Kepsul merupakan salah satu daerah di Maluku Utara yang masih butuh perhatian serius terutama dari sisi infrastruktur jalan dan jembatan.
“Kesulitan dalam mengajukan bantuan (Kementerian) adalah data. Contoh sederhana di APBD itu ada jalan inpres daerah harus diusulkan lewat kabupaten, jalan kabupaten yang mau diminta bantuan dari APBD, harus rajin dari daerah untuk mengusulkan,”kata Sherly.
Dia juga bilang, pemerintah pusat bersama Pemprov Malut memiliki program bantuan bibit untuk petani serta perikanan. Namun, usulan program tersebut selalu terkendala data dari daerah.
”Jadi program itu banyak hanya harus jemput bola, saran saya kita (pemerintah dan HPMS) bermitra strategis, apalagi ketua HMPS juga Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara,”paparnya.
Sementara Ketua Umum Pengurus Pusat Himpunan Pelajar Mahasiswa Sula (HPMS), Ikbal Rurai, menyatakan organisasinya siap menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendukung pembangunan daerah.
Ikbal berujar, HPMS mendukung kepemimpinan Gubernur Maluku Utara dalam mewujudkan pembangunan yang maju, adil, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Dukungan itu akan diwujudkan melalui sumbangan gagasan, pemikiran kritis, serta aksi nyata dari kader HPMS,”kata Ikbal.
Meski demikian, Ikbal menegaskan HPMS tetap menjaga independensi organisasi dengan menjalankan fungsi kontrol sosial secara kritis, konstruktif, dan solutif terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Ikbal juga menyoroti pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sula yang masih membutuhkan perhatian serius, terutama dalam peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, dan transportasi. Dia juga mendorong, HPMS menjadi ruang lahirnya praktisi, akademisi, birokrat, politisi, penguasa, aktivis, dan pemimpin masyarakat.
”Untuk pengurus ini, kita memiliki tekad membangun HPMS yang kuat secara internal dan berdampak bagi masyarakat. Kita akan memperkuat sinergi antara pengurus pusat, cabang, komisariat, ranting dan kader,” pungkas Saiful.