1. Beranda
  2. Maluku Utara

Hampir 2 Ribu Sudah Tersalur, Segini Anggaran Sembako Gratis Pemprov Maluku Utara

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Sosial menyiapkan 11.000 paket sembako gratis di tahun ini bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama untuk menghadapi kondisi bencana dan situasi darurat.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Zen Kasim mengatakan, bantuan tersebut disiapkan sebagai buffer stock atau stok cadangan yang akan disalurkan berdasarkan kebutuhan dan permintaan masyarakat.

“Apabila ada laporan atau aduan, kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten setempat untuk sesegera mungkin melakukan perubahan pengusulan dan sanggah terhadap mereka yang akan menerima bantuan,” tegas Zen kepada wartawan, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, paket sembako tersebut dialokasikan ke 10 kabupaten/kota di Maluku Utara dengan menyesuaikan permintaan dan kondisi di lapangan.

Setiap paket terdiri dari 5 kilogram beras, 2 kilogram minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

“Untuk 2026 kita akan memberikan sembako gratis sebanyak 11.000 paket. Saat ini sudah mendekati 2.000 paket yang kita salurkan,” ungkapnya.

Zen menjelaskan, anggaran untuk program tersebut mencapai Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD Induk 2026. Anggaran itu sudah termasuk biaya distribusi dan transportasi.

“Jadi itu sudah termasuk distribusi, biaya transportasi. Kita siapkan paketnya 11.000, dananya Rp2,5 miliar,” jelasnya.

Ia menegaskan, program tersebut berbeda dengan program pangan murah. Sembako Dinsos disiapkan sebagai stok bantuan yang dapat segera digeser ketika terjadi bencana atau masyarakat membutuhkan bantuan.

“Ini adalah buffer stock. Apabila ada bencana, sesegera mungkin kita geser. Kita akan distribusi apabila ada bencana atau ada kegiatan-kegiatan kepala daerah yang lain yang harus kita backup,” katanya.

Sejumlah bantuan telah disalurkan, di antaranya 300 paket di Kota Ternate, 1.000 paket untuk bencana Sibenpopo di Halmahera Tengah, 100 paket untuk Suku Tugutil, serta 300 paket di Pulau Makean.

“Mudah-mudahan ada masyarakat yang menyampaikan ada kesulitan, kita akan membantu,” pungkas Zen. (nar) 

Baca Juga