1. Beranda
  2. Maluku Utara

Jabatan Staf Ahli Bidang Ekonomi Lowong, Sherly: Sedang Dicari

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com -- Kursi Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan hingga kini masih kosong.

Kekosongan jabatan tersebut menyusul pengunduran diri Abdullah Assagaf dari posisi Staf Ahli Gubernur Maluku Utara.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat dikonfirmasi mengenai pengisian jabatan tersebut mengatakan, Pemprov Maluku Utara masih mencari figur yang dinilai tepat untuk menduduki posisi strategis tersebut.

“Sedang dicari-cari,” kata Sherly kepada wartawan, Jumat (11/9/2026).

Sherly belum menyebutkan siapa figur yang tengah dipertimbangkan untuk menggantikan Abdullah Assagaf. Menurutnya, proses pencarian masih berlangsung dan terdapat kemungkinan adanya usulan dari Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe.

“Mungkin nanti Pak Wagub ada usulan, dicari siapa bisa isi,” tegas Sherly.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengisian jabatan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan masih menjadi bagian dari pembahasan internal Pemprov Maluku Utara.

Jabatan ini memiliki posisi penting dalam struktur pemerintahan daerah karena berkaitan dengan pemberian telaahan, pertimbangan dan masukan kepada gubernur, terutama dalam bidang ekonomi, pengelolaan keuangan serta pembangunan daerah.

Karena itu, figur yang akan ditempatkan pada posisi tersebut diharapkan memiliki kompetensi dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan Pemprov Maluku Utara.

Diketahui, Abdullah Assagaf sebelumnya merupakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Maluku Utara. Setelah tidak lagi menjabat sebagai kepala dinas, Abdullah kemudian dipercaya menduduki posisi Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Namun, jabatan tersebut akhirnya ditinggalkan setelah Abdullah resmi mengundurkan diri.

Pengunduran diri itu berlangsung setelah Abdullah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan dalam perkara dugaan korupsi pembangunan Tempat Pemasaran Ikan (TPI) Goto.

Kasus tersebut kemudian menjadi salah satu latar belakang kosongnya jabatan Staf Ahli Gubernur Maluku Utara Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Di sisi lain, hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Utara Zulkifli Bian belum memberikan tanggapan terkait mekanisme maupun tahapan pengisian jabatan tersebut.

Konfirmasi yang disampaikan pada Sabtu (12/9/2026) melalui pesan WhatsApp belum mendapat respons.

Pemprov Maluku Utara kini masih mencari figur yang dianggap tepat untuk mengisi posisi tersebut. (nar)

Baca Juga