1. Beranda
  2. Maluku Utara

CNBM Group Cina Bidik Maluku Utara, Pabrik Material Hijau dan Energi Baru Jadi Target

Oleh ,

Ternate, malutpost.com -- Peluang investasi baru terbuka di Maluku Utara. Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe menerima kunjungan delegasi China National Building Material Group (CNBM Group) di Kediaman Dinas Eks Crysant, Kota Ternate, Selasa (8/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan salah satu perusahaan industri besar asal China yang bergerak di bidang bahan bangunan dasar, material baru, rekayasa teknik, perdagangan dan logistik.

Delegasi CNBM Group dipimpin Vice President Mr. Eric Yang. Pertemuan turut dihadiri Ketua Tim Pangan Strategi Nasional Food Estate Indonesia Fendi Abdullah Hairin, Yayasan Shinci, serta Direktur FAMSUN Mr. Wei bersama jajaran.

Dalam pertemuan tersebut, CNBM Group memaparkan peluang investasi yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan, khususnya pengembangan industri hijau dan teknologi material baru.

Sejumlah sektor menjadi pembahasan utama, di antaranya pengembangan material baru “113N”, sistem penyimpanan energi berbasis fotovoltaik, serta pemanfaatan dan pengembangan sumber daya mineral.

Wagub Sarbin menyambut positif penjajakan tersebut. Menurutnya, Maluku Utara terbuka terhadap investasi yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi daerah dan masyarakat.

“Kami menyambut baik kedatangan CNBM Group. Pemprov Maluku Utara terbuka untuk investasi yang tidak hanya mendatangkan modal, tetapi juga teknologi, transfer pengetahuan, dan lapangan kerja bagi masyarakat lokal,” ujar Sarbin.

Ia menegaskan, setiap investasi yang masuk ke Maluku Utara harus sejalan dengan visi pembangunan daerah dan nasional. Investasi diharapkan tidak hanya berorientasi pada eksploitasi sumber daya, tetapi juga mendorong hilirisasi, industri hijau, peningkatan kapasitas SDM, serta penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, pihak CNBM Group menyampaikan ketertarikannya terhadap potensi Maluku Utara. Perusahaan tersebut menilai daerah ini memiliki peluang besar untuk pengembangan industri material, energi baru terbarukan dan infrastruktur.

“CNBM memiliki pengalaman 35 tahun bermitra di kawasan ASEAN. Kami melihat potensi besar di Maluku Utara, terutama pada sektor industri material, energi baru terbarukan, dan infrastruktur. Kami siap menjadi mitra strategis untuk pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar perwakilan CNBM Group.

Dalam pembahasan awal, terdapat empat sektor yang menjadi fokus penjajakan kerja sama.

Pertama, industri material hijau, melalui rencana pembangunan pabrik material dasar dan material baru yang ramah lingkungan.

Kedua, energi baru terbarukan, khususnya penerapan teknologi sistem penyimpanan energi berbasis fotovoltaik.

Ketiga, penguatan sumber daya manusia, melalui program pelatihan dan peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal.

Keempat, kemudahan investasi, termasuk pembentukan tim teknis bersama untuk mempercepat kajian dan proses perizinan.

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Maluku Utara dan CNBM Group akan membentuk Tim Teknis Gabungan. Tim ini akan melakukan kajian kelayakan, mengidentifikasi lokasi potensial, sekaligus menyusun roadmap kerja sama dalam tiga bulan ke depan.

CNBM Group merupakan grup industri bahan bangunan terintegrasi yang memiliki jaringan bisnis global. CNBM juga tercatat dalam Fortune Global 500 dan memiliki pengalaman kerja sama di kawasan ASEAN.

Bagi Maluku Utara, penjajakan ini menjadi peluang untuk menarik investasi yang membawa modal sekaligus teknologi dan transfer pengetahuan, terutama dalam pengembangan industri hijau dan energi masa depan.

Pemprov Maluku Utara menegaskan komitmennya memberikan kepastian hukum dan kemudahan berusaha bagi investor. Pemerintah daerah berharap proses penjajakan tersebut dapat berlanjut ke tahap konkret sehingga investasi benar-benar memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (nar) 

Baca Juga