1. Beranda
  2. Hukum & Kriminal

Seorang Perempuan di Ternate Diduga Dianiaya Pacar dalam Kondisi Mabuk Miras

Oleh ,

Ternate, malutpost.com - Seorang perempuan berinisial AD (20), warga Kota Ternate, melaporkan pacarnya berinisial A alias Aril ke Polsek Ternate Selatan atas dugaan penganiayaan, Senin (7/9/2026).

Dalam laporannya, AD mengaku penganiayaan tersebut bermula saat dirinya bersama Aril menghadiri pesta ronggeng di Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Minggu malam.

Menjelang akhir acara, pesta ronggeng tersebut ditutup oleh tuan rumah karena sudah larut malam. Namun, Aril yang diduga berada di bawah pengaruh minuman keras (miras) tidak terima dan sempat membuat keributan.

AD yang melihat kondisi tersebut kemudian berusaha menenangkan sekaligus menegur Aril agar tidak membuat kegaduhan. Namun, teguran tersebut justru memicu cekcok hingga Aril diduga menampar AD di lokasi pesta.

“Dia mabuk malam itu dan membuat resah karena tidak terima pesta ditutup. Saya mencoba melerai, tetapi Aril malah langsung menampar saya,” ungkap AD.

Perselisihan tersebut berlanjut hingga Senin dini hari di salah satu indekos di Kelurahan Kayu Merah, Kecamatan Ternate Selatan. Di lokasi tersebut, AD mengaku kembali mengalami kekerasan. Ia diduga dipukul sebanyak lima kali pada bagian kepala.

Usai kejadian, Aril disebut langsung meninggalkan lokasi dengan membawa koper pakaian milik AD.

“Saat berada di kos, Aril memukul kepala saya sebanyak lima kali. Setelah itu, Aril langsung pergi membawa koper pakaian saya,” katanya.

AD menduga tindakan tersebut dilakukan karena Aril berada di bawah pengaruh minuman keras sehingga tidak mampu mengendalikan emosinya.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Ternate Selatan. Laporan itu dibuktikan dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPLP) Nomor: 136/IX/2026/SPKT/Polsek Ternate Selatan.

Kapolsek Ternate Selatan IPTU Irwan Ahdi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah kami terima,” akunya.

Irwan mengatakan, setelah menerima laporan, personel Reserse Kriminal langsung melakukan pemeriksaan terhadap pelapor sekaligus korban.

“Korban sudah dimintai keterangan. Sementara terlapor atau terduga pelaku diamankan pagi tadi dalam kondisi mabuk, sehingga pemeriksaan terhadapnya baru dilakukan hingga saat ini,” pungkasnya. (one)

Baca Juga