Gubernur Cup II Jadi Panggung Pembinaan Pebasket Muda Malut
Ternate, malutpost.com – Turnamen Bola Basket Gubernur Cup II Maluku Utara (Malut) 2026 kembali digelar. Kolaborasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Malut dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Malut ini, bertujuan menjadikan ajang ini bukan sekadar perebutan gelar juara, tetapi juga sebagai ruang pembinaan sekaligus pemetaan atlet muda untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Turnamen tersebut resmi dibuka Staf Ahli Gubernur Malut Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Burnawan, di Lapangan Basket Stadion Ternate, Minggu (30/8/2026) malam.
Sebanyak tiga kelompok usia dipertandingkan dalam Gubernur Cup II, yakni U-15 putra dan putri, U-20 putra dan putri, serta kategori umum. Peserta berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Malut.
Ketua Perbasi Malut, Muhammad Sarmin S. Adam, mengatakan Gubernur Cup II dirancang sebagai bagian dari proses pembinaan atlet. Karena itu, hasil akhir pertandingan bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan turnamen.
“Kompetisi ini tentunya tidak hanya kita tempatkan sebagai ajang untuk mencari juara, tetapi bagian dari proses pembinaan atlet,” kata Sarmin.
Dia menjelaskan, kategori U-15 diarahkan sebagai ruang pembinaan sekaligus persiapan atlet pelajar menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Perbasi berharap turnamen ini dapat menjadi salah satu sarana untuk menemukan bibit potensial yang nantinya mengikuti proses seleksi.
“Kategori usia 15 ini kategori usia Popnas. Jadi untuk pelajar. Insya Allah kalau ada seleksi Popnas dan cabang olahraga kemudian memenuhi syarat untuk diikutsertakan, kategori U-15 ini yang kemudian menjadi ruang untuk ada seleksi untuk adik-adik semua,” ujarnya.
Sementara itu, kategori U-20 diproyeksikan sebagai tahap persiapan atlet menuju jenjang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pra-PON dan PON.
Menurut Sarmin, para pemain U-20 memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan performa mereka sebagai modal dalam menghadapi proses seleksi di masa mendatang.
“U-20 ini kategori persiapan Pra-PON dan PON. Insya Allah ke depan ini bisa ikut Pra-PON, seleksi, dan mudah-mudahan jika nanti tampil maksimal, menunjukkan performanya, insya Allah kita bisa kemudian ikut dalam Pra-PON dan PON di masa mendatang,” katanya.
Adapun kategori umum diperuntukkan bagi atlet yang telah melewati jenjang pembinaan U-15 dan U-20. Kategori tersebut sekaligus menjadi ruang bagi atlet senior untuk tetap aktif berkompetisi sekaligus menjadi bagian dari pembinaan ekosistem bola basket di Malut.
Sarmin meminta seluruh peserta, terutama atlet usia muda, memanfaatkan turnamen tersebut untuk meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
“Dispora Malut dan Perbasi memberikan kesempatan kepada kita semua, terutama adik-adik usia 15 dan 20, tunjukkan kemampuan, tingkatkan kemampuan, sehingga event Gubernur Cup II ini betul-betul menjadi ruang bagi adik-adik untuk berprestasi,” ujarnya.
Ia berharap Gubernur Cup dapat terus menjadi agenda olahraga tahunan di Malut. Setelah sukses digelar untuk pertama kalinya tahun lalu, Perbasi menargetkan kompetisi tersebut terus berlanjut dan berkembang menjadi salah satu turnamen bergengsi bagi pebasket di Malut.
Selain prestasi, Sarmin juga mengingatkan seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Setiap pertandingan diharapkan berlangsung kompetitif, tetapi tetap mengedepankan permainan yang fair.
“Tentu harapannya, ajang kali ini dapat dilaksanakan secara fair, secara sportif,” katanya.
Sarmin turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Malut Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe atas dukungan terhadap pelaksanaan Gubernur Cup II 2026.
Sementara itu, Kepala Bidang Prestasi Olahraga Dispora Malut, Rachmat Djoisangaji, mengapresiasi Perbasi yang konsisten mendorong pembinaan atlet muda melalui kompetisi.
Menurutnya, turnamen seperti Gubernur Cup penting untuk memberikan kesempatan kepada atlet muda mendapatkan pengalaman dan jam terbang sebelum tampil di level yang lebih tinggi.
“Ini kesempatan untuk generasi muda kita memperoleh jam terbang, agar dapat bersaing di kompetisi yang lebih tinggi, apalagi menghadapi Pra-PON dan PON,” kata Rachmat.
Pembukaan turnamen turut dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Direktur Lalu Lintas Polda Malut dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta jajaran Perbasi dan Dispora Malut. (cr-01)