1. Beranda
  2. Advertorial

Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan, BTN dan Dagymoi Wujudkan Hunian Pekerja

Oleh ,

Ternate, malutpost.com -- BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ternate terus memperluas manfaat perlindungan sosial bagi pekerja melalui penyelenggaraan Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam dua rangkaian, yakni di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Ternate pada Rabu, 26 Agustus 2026, serta di Perumahan Lelilef Dagymoi Residence, Halmahera Tengah, pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, Bank Tabungan Negara (BTN), PT Dagymoi Property, serta Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam memberikan kemudahan akses kepemilikan hunian yang layak bagi pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hingga tahun 2026 ini tercatat 17 peserta BPJS Ketenagakerjaan di Maluku Utara telah menerima manfaat KPR melalui program MLT.

Rangkaian kegiatan hari pertama di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Ternate dihadiri langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ternate, I Wayan Alit Mahendra, beserta jajaran, Kepala BTN Ternate Okky Setiawan, Direktur PT Dagymoi Property Halim Amrudani, serta para penerima manfaat KPR.

Sementara itu, pada rangkaian kegiatan hari kedua yang dilaksanakan di Perumahan Lelilef Dagymoi Residence, Halmahera Tengah, turut hadir Asisten III Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Halmahera Tengah, bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan, BTN Ternate, PT Dagymoi Property, serta para penerima manfaat.

Program MLT merupakan salah satu bentuk manfaat tambahan yang dapat dimanfaatkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan untuk memenuhi kebutuhan perumahan. Melalui kerja sama dengan perbankan, program ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pekerja dalam memperoleh fasilitas pembiayaan perumahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Ternate, I Wayan Alit Mahendra, yang akrab disapa Alit, menyampaikan bahwa terlaksananya akad massal ini merupakan bukti nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi peserta.

“BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir untuk memberikan perlindungan ketika pekerja menghadapi risiko sosial ekonomi, tetapi kami juga terus berupaya menghadirkan manfaat tambahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan peserta. Salah satunya melalui program Manfaat Layanan Tambahan atau MLT, yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh akses terhadap fasilitas perumahan,” kata Alit, Jumat (29/8/2026).

Menurutnya, kepemilikan rumah merupakan salah satu kebutuhan penting bagi pekerja dan keluarganya. Untuk itu, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, BTN, dan pengembang perumahan menjadi langkah strategis untuk membuka akses yang lebih luas bagi pekerja dalam mewujudkan hunian yang layak.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pekerja yang dapat merasakan manfaat kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Hari ini, sembilan peserta dari IWIP telah membuktikan bahwa menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat yang nyata dan dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Alit juga mengapresiasi dukungan BTN Ternate dan PT Dagymoi Property yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan program tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas akses pekerja terhadap berbagai manfaat perlindungan dan peningkatan kesejahteraan.

Ia menyebut, melalui program MLT, BPJS Ketenagakerjaan berharap manfaat kepesertaan dapat semakin dirasakan secara nyata oleh seluruh pekerja. BPJS Ketenagakerjaan pun terus mendorong pemberi kerja dan pekerja untuk memastikan kepesertaan aktif serta memenuhi persyaratan yang berlaku agar dapat mengakses berbagai manfaat dan layanan yang disediakan.

Dengan semangat memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga semakin banyak pekerja Indonesia yang dapat bekerja dengan aman, terlindungi, dan memiliki masa depan yang lebih sejahtera. (nar) 

Baca Juga