1. Beranda
  2. Maluku Utara

Pemprov Malut dan Harita Nickel Perkuat Sinergi, Infrastruktur hingga Pendidikan Jadi Fokus

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara (Malut) bersama PT Tri Megah Bangun Persada Tbk (Harita Nickel) memperkuat kemitraan strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Penguatan sinergi tersebut ditandai melalui kegiatan Temu Sinergi yang digelar di Aula Nuku, Kantor Gubernur Maluku Utara, Sofifi, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan itu dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Ketua DPRD Maluku Utara Iqbal Ruray, Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy, jajaran Forkopimda, Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Ternate Abdullah W. Jabid, pimpinan OPD serta sejumlah undangan lainnya.

Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy menegaskan, keberadaan perusahaan di Maluku Utara tidak hanya berorientasi pada investasi, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Saat ini, kata Roy, Harita Nickel mempekerjakan lebih dari 30.000 karyawan di wilayah operasional Pulau Obi. Lebih dari 85 persen di antaranya merupakan tenaga kerja lokal, dengan hampir 50 persen berasal dari Maluku Utara dan wilayah sekitarnya.

"Bagi Harita Nickel, Maluku Utara bukan sekadar tempat menjalankan usaha, melainkan rumah tempat kami tumbuh dan belajar," kata Roy.

Ia menyebutkan, kontribusi perusahaan difokuskan pada lima pilar utama, yakni pengembangan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pendidikan, layanan kesehatan, serta pelestarian sosial dan budaya.

Sejumlah program telah dijalankan, di antaranya penguatan ekonomi pemasok lokal kebutuhan pangan karyawan dengan nilai transaksi mencapai Rp16,4 miliar pada Mei 2026.

Harita Nickel juga membangun pemukiman baru Desa Kawasi untuk 239 keluarga yang dilengkapi sentra UMKM. Selain itu, perusahaan menjalankan program kesehatan melalui Puskesmas keliling dan pencegahan stunting, pemberian beasiswa, serta pelatihan vokasional melalui Program Pelita.

Menanggapi kontribusi tersebut, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin antara Pemprov Malut dan Harita Nickel selama 16 tahun sejak 2010.

Namun, Sherly mendorong agar keterlibatan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) terus ditingkatkan, terutama untuk pembangunan infrastruktur dasar yang dibutuhkan masyarakat di Pulau Obi.

Menurutnya, pembangunan jalan lingkar dan jalan tani menjadi salah satu kebutuhan yang perlu mendapat perhatian.

"Kami menganggap Harita sebagai mitra strategis. Tujuan kita satu yaitu untuk memastikan bahwa pengelolaan sumber daya alam di Maluku Utara bermuara pada peningkatan kualitas hidup dan masa depan yang bermartabat bagi masyarakat, sesuai semangat Marimoi ngone futuru," tegas Sherly.

Temu Sinergi tersebut kemudian dirangkaikan dengan sejumlah agenda kerja sama dan penyerahan dukungan pembangunan.

Di antaranya penandatanganan prasasti pembangunan Jembatan Rijang, Jembatan Dial, Jembatan Merah Putih Sungai Doko di Desa Gambaru, serta Jembatan Gantung Dodoku Hokiriwo di Desa Bobo, Halmahera Selatan, yang dibangun melalui kerja sama dengan TNI.

Selain infrastruktur, Harita Nickel dan Universitas Khairun juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) dalam bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan lingkungan hidup.

Dukungan lainnya berupa penyerahan truk sampah untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate dan Halmahera Selatan, bantuan satu unit armada kapal nelayan 10 GT untuk kelompok nelayan Soligi, serta pengukuhan lulusan Program Pelita.

Program vokasional tersebut mencakup pelatihan berbasis keahlian pengoperasian Overhead Crane dan teknisi AC untuk peserta Batch III, IV, dan V.

Melalui rangkaian kerja sama tersebut, Pemprov Malut dan Harita Nickel menegaskan komitmen untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang lebih berdampak bagi daerah. (nar) 

Baca Juga