1. Beranda
  2. NHM

NHM Dorong Pertanian Modern di Kao Barat melalui Program PM-AAS

Oleh ,

Halut, malutpost.com – PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) turut mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan pertanian modern di Kecamatan Kao Barat, Kabupaten Halmahera Utara.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) Tahap I kepada Kelompok Tani Rizki Tani untuk pengembangan tanaman padi di lahan seluas 10 hektare. Penyerahan berlangsung di Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat, Selasa (4/8/2026).

Program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) dikembangkan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi petani, mulai dari keterbatasan modal dan tenaga kerja hingga serangan hama dan penyakit.

Model pertanian ini mengedepankan mekanisasi dan penerapan teknologi budidaya, termasuk sistem Tanam Benih Langsung (Tabela) dengan jarak tanam rapat, pengelolaan unsur hara, irigasi, serta pengendalian gulma secara intensif.

Pengembangan lahan seluas 10 hektare tersebut berada dalam satu hamparan yang mencakup wilayah administratif Desa Soahukum dan Desa Makarti. Lahan itu telah dikelola kelompok tani untuk pengembangan tanaman padi melalui penerapan PM-AAS.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi usaha tani, serta mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja manual melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian.

Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan Malaka, dalam keterangan tertulis yang diterima malutpost.com, Jumat (21/8/2026), mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya NHM mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi sektor pertanian.

“Kami berharap PM-AAS dapat menjadi model pertanian berbasis teknologi yang produktif dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi petani, sekaligus mendukung ketahanan pangan di Halmahera Utara dan Maluku Utara,” ujarnya.

Ia menambahkan, program PM-AAS menargetkan produktivitas hingga 10 ton gabah per hektare. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, pelaksanaan program disertai pendampingan dan monitoring melalui kerja sama dengan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara.

“Pendampingan dan monitoring dilakukan untuk memastikan penerapan PM-AAS berjalan sesuai dengan petunjuk teknis,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Rizki Tani, Hadi Sugito, mengapresiasi dukungan yang diberikan NHM.

“Dengan adanya bantuan ini, kami semakin bersemangat mengelola lahan pertanian dan meningkatkan hasil produksi. Terima kasih banyak untuk NHM dan Presiden Direktur NHM, Bapak Haji Robert Nitiyudo Wachjo,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan dan pendampingan tersebut dapat terus berlanjut sehingga kemampuan serta kemandirian kelompok tani semakin meningkat.

Melalui pengembangan PM-AAS, NHM berharap Kao Barat dapat berkembang menjadi salah satu sentra produksi padi berkualitas. Program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Halmahera Utara dan Provinsi Maluku Utara. (one)

Baca Juga