1. Beranda
  2. Maluku Utara

Jamnas XII Jadi Panggung Pramuka Malut Tunjukkan Potensi Daerah

Oleh ,

Cibubur, malutpost.com – Kontingen Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Maluku Utara (Malut) tak hanya mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026, tetapi juga membawa misi memperkenalkan budaya dan potensi daerah di tingkat nasional.

Kontingen Malut akan tampil dalam agenda karnaval Jamnas XII. Selain itu, Kwartir Cabang (Kwarcab) Tidore Kepulauan (Tikep) dijadwalkan menampilkan Tarian Gempita Malut pada 16 Agustus 2026 malam.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jamnas XII sekaligus momentum bagi kontingen Malut untuk memperkenalkan kekayaan seni dan budaya daerah kepada ribuan peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan negara sahabat.

Jamnas XII sekaligus peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 digelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Upacara pembukaan berlangsung Jumat (14/8/2026) dan dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir. Kegiatan berlangsung 13-20 Agustus 2026.

Hadir dalam pembukaan tersebut Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Ketua Kwarda Malut Muhammad Abusama bersama jajaran, Ketua DPRD Malut Iqbal Ruray, Sekprov Malut Samsuddin A. Kadir, Kepala BPKAD Malut Ahmad Purbaya serta sembilan Ketua Kwarcab kabupaten/kota se-Malut.

Jamnas XII diikuti 19.833 peserta dari 41 kontingen, termasuk utusan 35 Kwarda dari seluruh Indonesia dan 413 anggota kontingen Malut. Kegiatan ini juga diikuti Gugus Depan Perwakilan RI di luar negeri, seperti Riyadh, Jeddah, Kinabalu, Kairo dan Kuala Lumpur, serta peserta dari sejumlah negara sahabat, di antaranya Sri Lanka, Mauritius, Australia, Timor Leste, Malaysia, Taiwan dan Brunei Darussalam.

Secara keseluruhan, jumlah warga perkemahan mencapai hampir 26 ribu orang yang terdiri atas peserta, panitia, pembina pendamping, pimpinan kontingen daerah dan cabang serta unsur pendukung lainnya.

Usai upacara pembukaan dan peringatan Hari Pramuka sekitar pukul 17.00 WIB, Sekprov Samsuddin A. Kadir bersama Ketua DPRD Iqbal Ruray dan Ketua Kwarda Muhammad Abusama meninjau stan Malut yang berada bersebelahan dengan stan Banten dan NTB.

Stan Malut menampilkan berbagai potensi daerah, mulai dari promosi destinasi wisata melalui baliho dan video, hingga kuliner khas seperti kenari dan sagu. Sejumlah buku tentang Malut, termasuk sejarah empat kesultanan, juga dipamerkan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah daerah kepada peserta dari berbagai wilayah.

Suasana semakin meriah ketika ratusan anggota kontingen Malut bergiliran menyapa para pejabat yang hadir. Mengenakan seragam Pramuka lengkap dengan tongkat, mereka menampilkan yel-yel dari kabupaten kota masing-masing yang membakar semangat.

Ketua Kwarda Malut Muhammad Abusama mengatakan, pelaksanaan Jamnas XII tidak sekadar menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi muda. Kegiatan diarahkan untuk memperkuat nilai kebangsaan, patriotisme, kemandirian, spiritualitas, toleransi, persatuan, keberagaman dan demokrasi.

Menurut dia, kegiatan Jamnas dirancang melalui berbagai aktivitas yang menyentuh aspek spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik. Seluruhnya dikemas secara edukatif, kreatif, rekreatif, produktif, inovatif, kompetitif dan menantang di alam terbuka. “Untuk Malut terpetakan di beberapa kavling. Namun, mereka juga diberikan penguatan melalui materi kepramukaan maupun pengetahuan mengenai kedaerahan,” ujar Abusama kepada malutpost.com, Sabtu (15/8/2026).

Abusama berharap, seluruh peserta Malut dapat memanfaatkan Jamnas sebagai ruang belajar, membangun persahabatan dengan Pramuka dari daerah lain sekaligus memperkenalkan potensi Malut di tingkat nasional. “Kami berharap anak-anak Malut dapat membawa pulang pengalaman, keterampilan dan semangat untuk menjadi generasi yang mandiri serta mampu berkontribusi bagi daerah,” ucapnya.

Ia menegaskan, semangat tersebut diharapkan dapat dibawa pulang dan diterapkan peserta di daerah masing-masing. “Pramuka harus menjadi generasi yang siap belajar, berkarya dan mandiri. Dari Jamnas ini, kami ingin anak-anak Malut pulang dengan pengalaman baru dan semangat untuk membangun daerah,” pungkasnya.

Selain mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas, sejumlah anggota dan pembina Gerakan Pramuka Malut juga mendapat penghargaan dari Kwarnas. Sebanyak 21 orang menerima tanda penghargaan berdasarkan tiga surat keputusan Kwarnas Gerakan Pramuka. Penghargaan tersebut meliputi SK Kwarnas Nomor 115 Tahun 2026 tentang Penganugerahan Lencana Melati, SK Nomor 109 Tahun 2026 tentang Lencana Darma Bakti, dan SK Nomor 110 Tahun 2026 tentang Lencana Karya Bakti.

Untuk penerima Lencana Melati, yakni Gubernur Malut Sherly Tjoanda, Ketua DPRD Malut Iqbal Ruray, Muhlis Djuma, Meri Popala, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Idhastiya dan Muhammad Abubakar. Sementara Lencana Darma Bakti diberikan kepada Ikram M. Sangadji, Zulkifli Hi. Bayan, Fifian Adeningsi Mus, Arwin Drakel, Rifa'at Al Sa'adah, Muhammad Umar Ali, Jamin Muhammad Nur, Rusli Sibua, Husen Mony dan Salim Yunus Tjan Andu. Sedangkan Lencana Karya Bakti diberikan kepada Rasdi Dano Mas'ud, Asriani, Asrianto dan Mohammad Nur Taher.

Jamnas merupakan pertemuan akbar Pramuka Penggalang yang digelar setiap lima tahun. Kegiatan ini menjadi sarana pendidikan untuk membentuk watak, meningkatkan kemandirian dan keterampilan, sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

Jamnas XII 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan”. Tema ini sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan. (cr-01)

Baca Juga