Balai POM Sofifi Dorong Pencegahan Kanker Serviks Lewat Program Sejuta Vaksin HPV
Ternate, malutpost.com — Upaya mencegah kanker serviks sejak dini terus didorong melalui vaksinasi Human Papillomavirus (HPV). Balai POM di Sofifi bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Balai POM di Sofifi menggelar Program Sejuta Vaksin HPV bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di Aula Gedung Kie Raha, Kantor Balai POM di Sofifi, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dalam rangka memperingati HUT ke-54 KORPRI, sekaligus rangkaian kegiatan Balai POM di Sofifi menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala Balai POM di Sofifi, Ermanto Siahaan, mengatakan vaksinasi HPV merupakan salah satu bentuk nyata upaya pencegahan penyakit sekaligus edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, peringatan HUT KORPRI dan HUT Kemerdekaan RI tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Menjaga kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas dan pengabdian pengawasan obat dan makanan. Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa kesehatan merupakan investasi jangka panjang, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap upaya pencegahan penyakit,” ujar Ermanto.
Ia menambahkan, kolaborasi antara Balai POM, DWP, pemerintah daerah, serta berbagai pihak menjadi penting untuk memperluas edukasi dan perlindungan kesehatan masyarakat di Maluku Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe. Dalam sambutannya, Sarbin mengajak masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan dan melakukan deteksi dini terhadap penyakit yang berisiko.
Ia secara khusus menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap kanker serviks dan kanker payudara yang dapat ditangani lebih baik apabila ditemukan sejak dini.
“Sehat itu mahal. Jangan malu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,” tegas Sarbin.
Sarbin juga memberikan apresiasi kepada Balai POM di Sofifi yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, program vaksinasi dan edukasi kesehatan seperti ini perlu terus didukung dan dikembangkan karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan.
Selain vaksinasi HPV, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai kosmetik aman. Peserta diberikan pemahaman mengenai cara memilih, membeli, dan menggunakan kosmetik secara tepat, termasuk pentingnya memastikan produk yang digunakan telah memiliki legalitas.
Balai POM juga mengingatkan masyarakat mengenai risiko penggunaan kosmetik racikan yang tidak sesuai ketentuan, termasuk penyalahgunaan etiket biru pada produk kosmetik. Edukasi ini diharapkan membuat masyarakat semakin kritis sebelum membeli dan menggunakan produk kosmetik.
Melalui kegiatan tersebut, Balai POM di Sofifi dan DWP tidak hanya mendorong pencegahan penyakit melalui vaksinasi, tetapi juga memperkuat literasi masyarakat mengenai keamanan obat dan makanan serta produk kosmetik.
Kolaborasi tersebut diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program edukasi dan perlindungan masyarakat. Dengan demikian, semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI bertema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” dapat diwujudkan melalui masyarakat yang sehat, cerdas, dan mampu melindungi diri dari berbagai risiko kesehatan. (pn/wm-01)