1. Beranda
  2. NHM

NHM Peduli Jalankan Program Penanganan Stunting di Wilayah Lingkar Tambang

Oleh ,

Halut, malutpost.com - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui Departemen NHM Peduli mempertegas komitmen sosial dengan melaksanakan program penanganan stunting di wilayah lingkar tambang, Kabupaten Halmahera Utara.

Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis bersama TNI yang bertujuan untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Kegiatan ini berlangsung sejak 7-11 Juli 2026 di 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Kao Teluk, Kecamatan Kao Utara, Kecamatan Kao dan terakhir di Kecamatan Kao Barat.

Dalam upaya mendukung program penanganan stunting tersebut, NHM Peduli menyediakan pendanaan logistik, alat ukur yang standar, serta nutrisi tambahan yang seringkali terbatas di wilayah tersebut.

Fokus utama dari kolaborasi dengan TNI ini mencakup pemberian makanan pendamping bergizi berbasis bahan lokal dan susu formula yang disesuaikan dengan kriteria usia anak.

Program ini juga menitikberatkan pada pemberian penyuluhan dan edukasi gizi bagi orang tua, serta pengawasan ketat agar bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

Firginita Manganguwi, salah seorang warga mengaku, bahwa bantuan nutrisi dari NHM Peduli sangat membantu dalam menjaga kecukupan gizi harian anaknya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Hi Robert dan NHM Peduli atas bantuan makanan tambahannya. Ini sangat membantu memenuhi gizi harian anak kami, Nurfala Arafat. Kami berharap program ini terus berjalan dengan lancar dan sukses,” kata Firginita.

Sementara itu, Danramil 1508-03/Kao, Kapten Inf. Frans Rishard Komea, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program ini bukan sekadar pengawasan formal, melainkan aksi nyata para personel Babinsa yang terjun langsung ke desa-desa.

“Kami telah mengerahkan personel Babinsa di titik-titik pemukiman yang teridentifikasi memiliki balita stunting untuk berkolaborasi dengan tim NHM Peduli. Tujuannya adalah memastikan proses distribusi makanan tambahan dan susu formula terlaksana dengan efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Penanggung jawab program stunting, Munir Radjabessy, menyatakan bahwa sinergi antara perusahaan, TNI, dan Kader Posyandu setempat membuahkan dampak positif yang signifikan. Berdasarkan evaluasi 30 hari pertama tahap awal, tercatat ada peningkatan berat dan tinggi badan anak-anak penerima manfaat secara konsisten.

“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada keberlanjutan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat lokal,” tandasnya.

Melalui program ini, NHM berharap dapat menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat di wilayah Halmahera Utara, sekaligus membuktikan bahwa keberadaan industri pertambangan dapat berjalan selaras dengan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat lokal. (one) 

Baca Juga