Catatan
Demokrasi dalam Ancaman Otokrasi
Oleh: Herman Oesman
(Dosen Sosiologi FISIP UMMU)
"...Demokrasi membutuhkan masyarakat yang berani bertanya, media yang bebas mengawasi, akademisi yang kritis, dan institusi hukum yang independen..." (Anne Applebaum, 2024)
Esai pendek ini sebenarnya respon atas bacaan dari buku karya Pemenang Pulitzer Prize, tahun 2004, Anne Applebaum, yang berjudul : Autocracy, Inc.: The Dictators Who Want to Run the World (2024). Buku ini telah diterjemahkan dan diterbitkan Rene Book, Jakarta (Juni 2025).
Baca di: Koran digital Malut Post edisi Senin, 20 Juli 2026
Melalui tulisan pendek ini, penulis mencoba menggunakan kerangka analisis Applebaum ini untuk membaca gejala-gejala yang (sedang) mengikis demokrasi yang hari-hari ini kita saksikan dan rasakan bersama di negara yang sama kita cintai, Indonesia.
Indonesia, kerap dipuja-puji sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia. Pemilu berlangsung secara berkala, media masih (relatif) bebas, walau diteror dan diancam, masyarakat sipil tetap hidup, dan kritik terhadap pemerintah masih terus terdengar.
Tetapi, demokrasi tidak hanya diukur dari keberadaan pemilu, demikian Applebaum. Demokrasi sangat bergantung pada kualitas institusi, kebebasan warga negara, independensi hukum, serta kemampuan masyarakat mengawasi kekuasaan.
Melalui bukunya, Applebaum menawarkan cara pandang baru terhadap otoritarianisme modern. Menurut Applebaum, ancaman terhadap demokrasi abad 21 tidak lagi hadir dalam bentuk diktator tunggal yang menguasai negara melalui kekerasan terbuka.
Otokrasi kini, bekerja sebagai sebuah jaringan yang terdiri atas elite politik, oligarki ekonomi, aparat keamanan, pengusaha, dan mesin propaganda yang saling menopang demi mempertahankan kekuasaan dan keuntungan.
Secara tegas dijelaskan Applebaum, rezim-rezim modern tidak selalu disatukan oleh ideologi, melainkan kepentingan bersama untuk mempertahankan kekuasaan, memperkaya kelompok elite, dan menghindari pertanggungjawaban hukum (Applebaum, 2024 : 10–18).
Baca Halaman Selanjutnya..