50 Karateka Berebut Prestasi di POPDA XII Maluku Utara
Morotai, malutpost.com - Cabang olahraga (Cabor) karate menjadi salah satu arena perebutan prestasi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara (Malut) 2026. Sebanyak 50 atlet pelajar dari tujuh kabupaten/kota mulai bersaing menunjukkan kemampuan terbaiknya di Gedung Oekumene, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (9/7/2026).
Masing-masing dari Halmahera Barat yang membawa delapan atlet, Halmahera Selatan tujuh atlet, Halmahera Tengah tiga atlet, Halmahera Timur tujuh atlet, Halmahera Utara 10 atlet, Pulau Morotai lima atlet, dan Kota Ternate 10 atlet.
Pertandingan resmi dibuka Ketua Panitia POPDA XII Malut M. Sukur Lila, yang dihadiri Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Malut Nani Riana Pakaya, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setdaprov Malut Abdul Karim, Asisten I dan Asisten II Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai Mauludin Wahab, serta jajaran Pemkab Pulau Morotai. Adapun para atlet, pelatih, ofisial dan perangkat pertandingan hadir dalam pembukaan tersebut.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia POPDA XII M. Sukur Lila mengingatkan para atlet agar menjadikan POPDA tidak hanya sebagai ajang berburu medali, tetapi juga sebagai wadah mengembangkan kemampuan, membentuk karakter, dan mempererat persaudaraan antarpelajar melalui olahraga.
Menurutnya, kemenangan memang menjadi target setiap atlet. Namun, sikap menghormati lawan, mematuhi aturan pertandingan, serta menjunjung tinggi sportivitas merupakan nilai yang tidak kalah penting dalam sebuah kompetisi.
"Kepada seluruh atlet, bertandinglah dengan percaya diri dan tunjukkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan selama ini. Jadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga untuk terus berkembang. Menang dengan rendah hati dan apabila belum berhasil, jadikan itu sebagai motivasi untuk bangkit dan berlatih lebih giat," ujarnya.
Ia berharap melalui POPDA XII lahir atlet-atlet karate berbakat yang mampu menjadi kebanggaan Maluku Utara dan berprestasi pada ajang olahraga tingkat nasional maupun internasional.
Sukur juga mengajak seluruh atlet, pelatih, ofisial, dan perangkat pertandingan bersama-sama menjaga kelancaran kompetisi dengan mengedepankan semangat persaudaraan, sportivitas, dan fair play. (cr-01)