1. Beranda
  2. Ternate
  3. Maluku Utara

Ternate Juara Umum Cabor Taekwondo POPDA XII

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com – Kota Ternate keluar sebagai juara umum cabang olahraga taekwondo pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Maluku Utara (Malut).

Kontingen Kota Rempah itu meraih enam medali emas, dua perak, dan 1 perunggu atau total sembilan medali.

Hasil itu diumumkan pada penutupan pertandingan taekwondo oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, di Gedung Olahraga SD Unggulan Negeri 1 Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, Rabu (8/7/2026).

Persaingan memperebutkan gelar juara umum cabor taekwondo berlangsung ketat. Halmahera Selatan harus puas di posisi kedua dengan koleksi dua medali emas, dua perak dan lima perunggu atau total sembilan medali. Sementara peringkat ketiga ditempati Halmahera Utara dengan satu emas, dua perak, dan empat perunggu.

Di bawah tiga besar, Halmahera Timur mengumpulkan satu emas, satu perak, dan tujuh perunggu. Kontingen Tidore Kepulauan membawa pulang tiga medali perak dan tiga perunggu. Adapun tuan rumah Pulau Morotai belum mampu meraih medali pada cabang olahraga taekwondo.

Menutup seluruh rangkaian pertandingan, Wagub Sarbin Sehe mengapresiasi semangat juang dan sportivitas yang ditunjukkan para atlet selama kompetisi berlangsung.

Menurutnya, prestasi yang diraih pada POPDA harus menjadi pijakan untuk menembus level kompetisi yang lebih tinggi.

"Bagi adik-adik yang berhasil meraih prestasi pada kompetisi ini, teruslah berlatih dan pertahankan prestasinya. Masih banyak event yang akan diikuti. Jangan hanya menjadi juara pada kejuaraan kali ini, tetapi terus tingkatkan kemampuan agar mampu berprestasi pada kejuaraan-kejuaraan lainnya," ujarnya.

Sarbin juga memberi motivasi kepada atlet yang belum berhasil naik podium. Ia menegaskan bahwa kekalahan merupakan bagian dari proses pembinaan atlet dan tidak boleh mematahkan semangat untuk terus berkembang.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama KONI dan pengurus cabang olahraga berkomitmen memperbanyak kompetisi sebagai ruang pembinaan atlet usia pelajar sehingga lahir bibit-bibit berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

"Yang belum berhasil jangan berkecil hati. Kesempatan akan terus ada. Yang terpenting adalah tetap berlatih, menjaga semangat, dan terus berjuang. Menang dan kalah adalah bagian dari proses, tetapi yang paling penting seluruh peserta telah menyelesaikan POPDA ini dengan baik," kata Sarbin.

Ia berharap para peraih medali tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas latihan agar mampu bersaing pada ajang olahraga tingkat nasional hingga internasional. (cr-01)

Baca Juga