Tiga Daerah Ini Jadi Target Awal Program Nikah Massal Pemprov Malut
Sofifi, malutpost.com -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara melalui Dinas Sosial berencana menggelar program pernikahan massal pada tahun 2026 ini.
Kepala Dinas Sosial Maluku Utara, Zen Kasim mengatakan, program ini menyasar masyarakat yang belum menikah secara resmi maupun pasangan yang telah menikah namun belum memiliki bukti sah berupa dokumen pernikahan.
Zen bilang saat ini Pemprov Malut berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Maluku Utara guna melakukan pendataan melalui pemerintah desa.
"Kita akan melaksanakan pernikahan massal. Tapi saat ini kita sedang bekerja sama dengan DPMD Maluku Utara untuk menginformasikan kepada kepala-kepala desa terkait masyarakat yang belum menikah atau yang sudah menikah tetapi belum memiliki bukti yang sah. Mereka akan kita fasilitasi dalam pernikahan massal pada tahun 2026," kata Zen, Senin (29/6/2026)
Untuk jumlah peserta, Kadinsos mengatakan kalau bisa sekitar 100 hingga 200 pasangan.
"Targetnya disesuaikan, kalau bisa sekitar 100 atau 200 pasangan," sebut Zen.
Lebih lanjut, ia mengatakan, di tahap awal ini akan difokuskan di tiga wilayah, yakni Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Barat, dan Kota Tidore Kepulauan. Ketiga daerah tersebut dipilih sebagai lokasi uji coba sebelum program diperluas ke wilayah lain di Maluku Utara.
Meski begitu, ia belum menyampaikan terkait jadwal pelaksanaan nikah masal tersebut.
"Kita fokus dulu di Ternate, Halmahera Barat, dan Tidore Kepulauan. Wilayah ini menjadi lokasi uji coba," pungkasnya. (nar)