1. Beranda
  2. Ekonomi

Konsumsi BBM Subsidi Meningkat, Pertamina Perketat Pengawasan di SPBU Ambon

Oleh ,

Ambon, malutpost.com - Pertamina Patra Niaga bersama sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Kota Ambon untuk memastikan ketersediaan stok serta penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan.

Kegiatan ini melibatkan Dinas ESDM Provinsi Maluku, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon, Dinas Perhubungan Kota Ambon, serta Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Pengecekan lintas sektoral tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran, sekaligus mencegah potensi penyalahgunaan oleh oknum yang dapat merugikan masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Ispiani Abbas, mengatakan pihaknya terus menjaga ketersediaan pasokan BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, di seluruh SPBU agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

“Pertamina terus memastikan ketersediaan BBM di seluruh SPBU. Untuk menjaga keandalan pasokan, distribusi dari terminal BBM ke SPBU dilakukan secara optimal, termasuk pada malam hingga dini hari, sehingga stok seluruh produk tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar,” kata Ispiani.

Selain memastikan stok tersedia, Pertamina juga menekankan pentingnya kepatuhan SPBU terhadap standar operasional pelayanan dan penyaluran BBM, terutama untuk produk subsidi yang memiliki aturan khusus.

Menurut Ispiani, penerapan sistem QR Code Subsidi Tepat untuk Pertalite dan Solar menjadi instrumen penting dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penyaluran BBM subsidi.

“Aturannya sudah jelas. SPBU wajib menerapkan penggunaan QR Code untuk pembelian Pertalite dan Solar subsidi. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ada pembinaan terhadap SPBU yang bersangkutan. Sementara untuk konsumen yang terindikasi melakukan penyalahgunaan, penanganannya akan diserahkan kepada pihak berwenang sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon Herman Semmy Tetelepta, mengatakan hasil pengecekan di SPBU 83.971.01 Pohon Pule menunjukkan kondisi penyaluran BBM masih berjalan normal dan kondusif. Namun, pihaknya mencatat adanya peningkatan konsumsi pada sejumlah produk BBM subsidi.

“Kami melihat ada perubahan pola konsumsi masyarakat yang menyebabkan peningkatan penggunaan BBM subsidi. Karena itu, sidak dan pengecekan seperti ini penting dilakukan untuk memastikan stok di SPBU tetap mencukupi dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Herman menambahkan, pengawasan bersama akan terus dilakukan secara berkala untuk menekan potensi penyalahgunaan BBM subsidi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, praktik-praktik seperti penggunaan tangki modifikasi, pelat nomor kendaraan palsu, hingga pemanfaatan lebih dari satu barcode subsidi dapat menghambat masyarakat yang benar-benar berhak memperoleh BBM bersubsidi.

“BBM subsidi disiapkan untuk masyarakat yang berhak. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan berbagai modus untuk mengambil keuntungan dan akhirnya merugikan masyarakat luas. Karena itu, sinergi antara Pertamina, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum sangat penting untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran,” pungkas Herman. (wm-01/onk/*)