KPK Datangi Malut, Sekprov Sebut Fokus pada Supervisi dan Pencegahan Korupsi
Ternate, malutpost.com -- Kehadiran tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Provinsi Maluku Utara bertujuan melakukan supervisi dan penguatan upaya pencegahan korupsi di lingkungan Pemprov Malut.
Hal itu disampaikan Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, terkait pelaksanaan rapat koordinasi pemantauan dan evaluasi perbaikan tata kelola pemerintah daerah yang digelar secara tertutup di kediaman Wakil Gubernur Maluku Utara, eks Hotel Crysan, Kota Ternate, Kamis (11/6/2026).
Menurut Samsuddin, kedatangan KPK melakukan supervisi terhadap berbagai aspek tata kelola pemerintahan agar tetap berjalan sesuai aturan dan koridor yang telah ditetapkan.
"Kedatangan KPK ini lebih kepada melakukan semacam supervisi kepada kita untuk mengecek agar supaya kita tidak melanggar rambu-rambu yang disepakati," kata Samsuddin, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, hasil supervisi dan berbagai rekomendasi yang diberikan KPK nantinya akan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui sejumlah instrumen pencegahan korupsi, termasuk penguatan Monitoring Center for Prevention (MCP).
"Nanti rambu-rambu itu kita tindaklanjuti melalui pengisian MCP dan lain sebagainya. Ini sesuatu yang perlu kita dorong," tegasnya.
Samsuddin menambahkan, koordinasi antara KPK dan Pemprov Malut bukan hal baru. Pada tahun-tahun sebelumnya, kegiatan serupa juga kerap dilakukan, baik secara virtual maupun melalui kunjungan langsung ke daerah.
"Kalau yang lalu memang sering dilakukan lewat Zoom bahkan datang langsung. Sekarang mereka datang melakukan supervisi terkait upaya pencegahan korupsi," jelas Sekprov.
Rapat koordinasi yang dipimpin KPK tersebut berlangsung tertutup dengan melibatkan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup pemprov. Sejak pagi hingga sore hari ini pertemuan tersebut masih berlangsung. (nar)