Dampingi Gubernur di Mamuya, Aksandri: RTLH Bukti Kehadiran Pemerintah
Tobelo, malutpost com – Usai membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara (Malut) di Stadion Utama Tobelo, Selasa (9/6/2026), Gubernur Sherly Tjoanda bersama Anggota DPRD Malut Daerah Pemilihan Halmahera Utara-Pulau Morotai, Aksandri Kitong, meninjau pembangunan dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Mamuya, Kecamatan Galela.
Dalam kunjungan tersebut, gubernur didampingi Sekretaris Provinsi Samsuddin A. Kadir, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Musrifah Alhadar, serta Plt Kepala Dinas Sosial Zen Kasim. Selain melihat progres pembangunan RTLH, rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada penerima manfaat serta perlengkapan tidur berupa empat buah bolsak atau kasur.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sherly juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) beserta perlengkapan seragam kepada dua personel, yakni Kiril Tatambane dan Rustamin Juanga. Keduanya merupakan warga yang berjasa dalam proses pencarian dan penemuan jenazah korban erupsi Gunung Dukono.
Anggota DPRD Malut, Aksandri Kitong, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut yang tidak hanya fokus pada pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu, tetapi juga memberikan penghargaan kepada warga yang telah menunjukkan dedikasi dalam kegiatan kemanusiaan. Menurutnya, program RTLH merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Terima kasih Ibu Gubernur atas kepeduliannya kepada masyarakat Malut, khususnya yang ada di Halut. Prinsipnya, kami mendukung penuh program RTLH yang langsung menyentuh kebutuhan dasar warga. Harapannya, pembangunan ini segera rampung sehingga penerima manfaat dapat menempati rumah yang aman dan nyaman bersama keluarganya,” ujar Aksandri kepada malutpost.com, Selasa (9/6/2026).
Politisi Partai Demokrat ini menilai, pemberian SK dan perlengkapan Tagana kepada Kiril Tatambane dan Rustamin Juanga merupakan bentuk apresiasi yang layak atas kontribusi keduanya dalam membantu proses pencarian korban erupsi Gunung Dukono. Karenanya, semangat kemanusiaan yang ditunjukkan kedua warga tersebut patut menjadi teladan bagi masyarakat luas.
“Apa yang dilakukan Kiril dan Rustamin menunjukkan kepedulian dan keberanian yang luar biasa. Penghargaan dari Ibu Gub ini, bukan hanya bentuk pengakuan dari pemerintah, tetapi juga motivasi bagi masyarakat dan relawan lainnya untuk terus hadir membantu sesama saat terjadi bencana maupun kondisi darurat,” tandasnya. (cr-01)