1. Beranda
  2. Opini

Pengendalian Perubahan Iklim dan Pendapatan Daerah

Oleh ,

Oleh: Safruddin Jen
(Rimbawan dan Alumni Universitas Hasanuddin Makassar)

Para ilmuwan dan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyebut 3 tantangan persoalan lingkungan global (Triple Planetary Crisis) yaitu perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan polusi.

Ketiganya saling terkait dalam mempengaruhi kehidupan manusia. Dampak perubahan iklim bersifat multidimensi dan global serta memerlukan komitmen internasional dan pendekatan yang holistik dan integratif dalam pengendalian perubahan iklim termasuk melalui ekonomi hijau.

Baca di: Koran digital Malut Post edisi Selasa, 2 Juni 2026

Sektor yang terdampak adalah pertanian dan ketahahan pangan; air dan sumber daya air; kesehatan; infrastruktur dan sektor energi.

Pada sektor peratanian dan ketahahan pangan misalnya, akan mengakibatkan turunnya produksi padi karena suhu naik dan banjir serta banjir rob.

Begitupun pada saktor Kesehatan akan mengakibatkan jamur dan bakteri berkembang cepat. Dampak yang bersifat multidimensi ini mempengaruhi tatanan kehidupan global.

Sementara sektor yang diharapkan memberikan kontribusi terhadapa pengendalian perubahan iklim melalui penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) adalah sektor energi, limbah, industri, pertanian serta sektor lahan dan kehutanan.

GRK adalah gas gas yang terdapat di atmosfir bumi yang memiliki kemampuan menyerap dan memancarkan radiasi inframerah yang secara alami menjaga suhu bumi tetap stabil.

Baca Halaman Selanjutnya..

Baca Juga