HUT Haltim ke-23, Bupati Ubaid Paparkan Capaian Kinerja dan Fokus Pembangunan Berkelanjutan
Maba,malutpost.com — Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Halmahera Timur, Minggu (31/5/2026) di Pandopo Ngaku re Rasai, Kota Maba.
Momentum tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang daerah, sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam melanjutkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata bagi masyarakat.
Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, dalam amanatnya menyampaikan, peringatan HUT bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang evaluasi atas perjalanan daerah sejak resmi berdiri sebagai daerah otonom melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003.
“Dua puluh tiga tahun lalu, Kabupaten Halmahera Timur lahir dari semangat perjuangan, harapan, dan cita-cita besar masyarakat untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat, lebih adil, dan lebih mampu menjawab kebutuhan rakyat,” ujar Ubaid.
Menurutnya, di usia ke-23 tahun, Halmahera Timur terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor pembangunan. Pertumbuhan ekonomi daerah dinilai terus bergerak dengan dukungan sektor-sektor strategis yang memberi kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan secara bertahap dan merata. Mulai dari peningkatan konektivitas jalan, pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan pelayanan dasar masyarakat. “Di sisi lain, kualitas pelayanan publik juga terus dibenahi melalui tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ubaid juga memaparkan sejumlah capaian selama periode pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Anjas Taher periode 2020–2024. Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat melalui berbagai program strategis yang tertuang dalam visi dan misi daerah.
Capaian pembangunan yang dipaparkan di antaranya, pembangunan sumber daya manusia mencapai 75 persen dengan kategori baik, infrastruktur dan lingkungan 72 persen cukup baik, ekonomi kerakyatan dan investasi 68 persen cukup baik, birokrasi 74 persen baik, serta stabilitas politik, keamanan, hukum, dan sosial mencapai 70 persen dengan kategori cukup baik.
“Secara keseluruhan pelaksanaan visi-misi RPJMD Bupati dan Wakil Bupati periode 2020-2024 dapat dikategorikan baik, walaupun masih banyak pembenahan dan perbaikan yang perlu dilakukan pemerintah daerah,” ungkapnya.
Meski demikian, Ubaid optimistis dengan dukungan DPRD dan seluruh stakeholder, Halmahera Timur akan terus mengalami kemajuan yang lebih progresif. Seluruh capaian tersebut bukan hasil kerja satu pihak semata, melainkan hasil kolaborasi pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat Halmahera Timur.
“Hal ini sesuai dengan falsafah negeri Limabot Fayfiye, yakni ajakan untuk mengutamakan kebersamaan yang harmonis dalam melaksanakan berbagai aktivitas dan kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pada HUT ke-23 tahun ini, Pemkab Halmahera Timur mengusung tema “Harmoni untuk Pembangunan Berkelanjutan". Tema tersebut, kata dia, memiliki makna mendalam bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga dari kemampuan seluruh elemen daerah bergerak secara selaras, seimbang, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
“Harmoni menjadi fondasi utama yang menyatukan berbagai kepentingan, potensi, dan sumber daya daerah agar pembangunan dapat berlangsung secara berkesinambungan dari generasi ke generasi,” tambahnya.
Ubaid menuturkan, Halmahera Timur memiliki modal strategis berupa kekayaan sumber daya alam, keberagaman budaya, serta potensi generasi muda yang besar untuk mewujudkan pembangunan yang maju, inklusif, dan berkelanjutan. Pada periode kedua kepemimpinan Ubaid–Anjas, fokus pembenahan diarahkan pada penguatan tata kelola pemerintahan, percepatan pelayanan publik, dan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.
Berbagai langkah yang dilakukan antara lain peningkatan disiplin dan kinerja aparatur, penguatan sistem perencanaan dan penganggaran, optimalisasi teknologi informasi dalam pelayanan publik, hingga peningkatan transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
"Selain itu, kami berkomitmen untuk memperkuat pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, serta pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan juga menjadi prioritas utama pemerintah daerah," paparnya.
Ubaid juga turut menyampaikan penghargaan kepada para sesepuh, tokoh adat, pejuang pemekaran, dan para mantan Bupati Halmahera Timur atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membangun daerah. “Perjuangan para pendahulu telah menjadi fondasi kokoh bagi pembangunan yang kita nikmati hari ini. Semangat dan pengorbanan mereka menjadi warisan berharga bagi generasi penerus,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Ubaid mengajak seluruh masyarakat Halmahera Timur untuk terus menjaga persatuan, keamanan, dan stabilitas daerah sebagai modal utama pembangunan.
“Mari kita hilangkan perbedaan yang dapat memecah belah persaudaraan. Mari kita bangun budaya kerja sama, gotong royong, dan saling mendukung demi masa depan Halmahera Timur yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (cr-05)