1. Beranda
  2. Nasional

KBPP Polri Kota Ternate Ajak Masyarakat dan Kader Jaga Kondusivitas

Oleh ,

Ternate, malutpost.com - Pengurus Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Kota Ternate, Erwinto M mengajak masyarakat dan jajaran pengurus untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar.

Hal ini menyusul adanya dugaan penggiringan opini terkait polemik internal organisasi pasca pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) KBPP Polri 2026.

Menurut Erwinto, dinamika yang terjadi setelah Munas adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi besar.

Meski begitu, ia meminta semua kader tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.

"Sebagai keluarga besar KBPP Polri, kami mengimbau seluruh pengurus dan masyarakat agar tetap tenang, bijak menyikapi informasi serta tidak mudah terpengaruh oleh opini yang dapat memperkeruh suasana," ujar Erwinto M.

Garis waktu pelaksanaan Munas VI KBPP Polri

15 Mei 2026: Pembukaan Munas VI diselenggarakan di Jakarta

20-21 Mei 2026: Agenda pemilihan kepengurusan dilaksanakan di Mabes Polri

Pasca-Munas: Muncul berbagai dinamika dan tanggapan di sejumlah daerah, termasuk di Maluku Utara dan Kota Ternate

Ucapan selamat untuk Ketum terpilih

Dalam kesempatan yang sama, Erwinto M juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya AH Bimo Soeryono sebagai Ketua Umum KBPP Polri edisi 2026-2031.

"Kami dari KBPP Polri Resort Ternate mengucapkan selamat atas terpilihnya Bapak AH Bimo Soeryono."

"Kami berharap organisasi ini terus tumbuh menjadi wadah yang solid, aktif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, "ungkapnya.

Harapan untuk kepengurusan baru

Erwinto berharap kepemimpinan baru ini dapat memberikan bimbingan dan penguatan langsung ke tingkat daerah, khususnya KBPP Polri Polda Maluku Utara.

Langkah ini dinilai penting agar roda organisasi berjalan lebih profesional dengan tetap menjaga semangat persaudaraan.

Sebagai penutup, ia menegaskan agar semua pihak menghormati mekanisme organisasi dan menyerahkan segala prosesnya sesuai aturan yang berlaku.

"Saya saya (kami), persatuan dan solidaritas adalah harga mati demi menjaga nama baik KBPP Polri di mata masyarakat," tandasnya.