1. Beranda
  2. Halmahera Utara
  3. NHM

Tim ERT NHM Ikut Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono dengan Tim SAR Gabungan

Oleh ,

Halut, malutpost.com -- Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) ikut membantu evakuasi pendaki yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara (Malut).

Seluruh korban dalam peristiwa itu berhasil ditemukan dan dievakuasi. Ini merupakan hasil operasi SAR Gabungan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk ERT, PT NHM yang dikerahkan ke lokasi sejak Sabtu, 9 Mei 2026, sehari setelah erupsi Gunung Dukono pada Jumat 8 Mei 2026.

Tim ERT NHM yang dipimpin oleh Zakaria Barham, bersama Aristo Elly dan Fans Daniel Ambeua, terjun langsung ke lapangan bersama unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD Halmahera Utara, MAPALA serta relawan dan masyarakat setempat.

Dalam operasi kemanusiaan ini, tim ERT NHM menjalankan serangkaian tugas kritis, yakni pelacakan dan pemetaan lokasi korban, penyisiran area terdampak, pemberian pertolongan pertama, hingga evakuasi menuju titik aman.

Komandan Tim ERT NHM, Zakaria Barham menegaskan, bahwa seluruh personelnya tetap bergerak penuh komitmen tanpa mengabaikan aspek keselamatan.

"Di tengah medan yang ganas dan cuaca yang tak bersahabat, bersama tim SAR gabungan kami terus bergerak dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan. Kami berupaya menembus berbagai keterbatasan demi harapan dapat menemukan seluruh korban," kata Zakaria, Senin (11/5/2026).

Ia menyebut, upaya keras tim gabungan membuahkan hasil bertahap. Karena Pada 9 Mei 2026, korban pertama atas nama Engel Krishela Pradita berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia. Sehari berselang atau 10 Mei 2026, dua korban terakhir turut ditemukan dalam kondisi yang sama.

"Dengan berhasilnya evakuasi ketiga korban, seluruh orang yang sebelumnya dinyatakan hilang akibat erupsi Gunung Dukono kini telah ditemukan dan dipindahkan ke pos penanganan darurat," ungkapnya.

Zakaria menambahkan, keterlibatan ERT NHM dalam operasi ini bukan sekadar bentuk kepedulian korporat, melainkan cerminan nyata dari komitmen perusahaan terhadap masyarakat dan wilayah tempat mereka beroperasi.

"Dalam situasi darurat, kapasitas dan sumber daya NHM menjadi bagian dari respons kemanusiaan yang lebih besar, bahu-membahu bersama aparat dan relawan demi satu tujuan: tidak ada korban yang tertinggal," tandasnya. (one)

Baca Juga