1. Beranda
  2. Maluku Utara

Respons Kadinkes dan Direktur RSJ Sofifi Terkait Wacana Merger Dua Rumah Sakit

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com -- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Julys Giscard Kroons, dan Direktur Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sofifi, Yazzit Mahri, menanggapi rencana penggabungan dua rumah sakit di Sofifi.

Julys Giscard Kroons menjelaskan, pembahasan tersebut merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya terkait rumah sakit khusus.

Menurutnya, selain menindaklanjuti aturan tersebut, pihaknya juga merespons edaran dari Direktorat Jenderal Kesehatan Lanjutan yang mengarahkan rumah sakit khusus menjadi rumah sakit unggulan.

"Di Maluku Utara ada tiga rumah sakit milik provinsi, yakni RS Chasan Boesoirie, RS Sofifi, dan RSJ Sofifi. Pelayanan yang diberikan di rumah sakit jiwa itu nantinya harus sama dengan pelayanan di RS Sofifi," kata Julys, Jumat (8/5/2026).

Ia menyebut, saat ini dinas kesehatan masih melakukan kajian internal terkait kemungkinan penggabungan tersebut. Jika rencana itu dilanjutkan, maka akan melibatkan sejumlah instansi teknis di lingkup Pemprov Malut.

"Kalau memang rencana bergabung, tentu akan melibatkan aset yang berhubungan dengan BPKAD, BKD terkait kepegawaian, biro pemerintahan, dan biro organisasi. Jadi saat ini kami masih melakukan kajian dengan munculnya edaran itu," jelasnya.

Sementara itu, Direktur RSJ Sofifi, Yazzit Mahri, mengatakan pihaknya akan mengikuti setiap kebijakan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah daerah.

"Mengenai kabar ini, pada prinsipnya kami mengikuti kebijakan dan regulasi dari pimpinan provinsi," katanya.

Meski muncul wacana penggabungan, Yazzit menegaskan fokus utama RSJ Sofifi saat ini adalah memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh operasional dan standar pelayanan hospitalia di RSJ berjalan dengan baik dan tetap prima," katanya.

Ia menambahkan, terkait teknis maupun kepastian penggabungan dua rumah sakit tersebut masih dalam tahap telaah oleh Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara.

Sebelumnya, Pemprov Maluku Utara mulai membahas rencana penggabungan RSU Sofifi dan RSJ Sofifi. Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyebut Dinas Kesehatan tengah menyiapkan telaah akademik guna mengkaji dampak penggabungan tersebut. (nar)

Baca Juga