Oba Selatan: Tertinggal atau Ditinggalkan
Oleh: Nurfadila Asmadi
(Mahasiswa Agroteknologi Unkhair, Kader dJAMAN MALUT)
Tidore menjadi wilayah yang memiliki kemajuan yang signifikan dari tahun ke tahun. Mulai dari infrastruktur, ekonomi, pariwisata, Kesehatan, dan Pendidikan yang terjamin.
Namun, dibalik kemajuan tersebut muncul pertanyaan besar mengenai keadilan perkembangan yang dirasakan oleh wilayah pinggiran.
Baca di: Koran digital Malut Post edisi Kamis, 2 April 2026
Ketimpangan ini tidak hanya terlihat dari perbedaan fasilitas, tetapi juga akses peluang ekonomi dan layanan publik yang seharusnya merata.
Misalnya, seperti Oba Selatan yang menghadapi berbagai keterbatasan yang membuat masyarakatnya belum dapat merasakan dampak pembangunan secara optimal.
Selama 25 tahun terakhir, masyarakat tujuh desa di kecamatan Oba Selatan menanggung pilu akibat proyek pembangunan jalan yang tidak kunjung selesai, begitupun dengan jembatan penghubungnya.
Menghadapi permasalahan ini, banyak mahasiswa dan masyarakat kecamatan oba selatan menggelar aksi di depan kantor gubernur, aksi ini bertujuan untuk menuntut adanya perhatian dari pemerintah, terkait dengan kondisi infrastruktur yang sangat memprihatinkan. (kieraha.com 5/08/2024)
Selain infrastruktur yang tidak pernah selesai, kesehatan dan pendidikan pun kurang memadai. Banyak warga yang mengalami kesulitan akibat kurangnya fasilitas juga biaya.
Baca Halaman Selanjutnya..