Peringatan Dini Tsunami di Maluku Utara Akibat Gempa M7,6 Berakhir
Ternate, malutpost.com -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pascagempa magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026), pagi tadi.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Hermizal, menyampaikan status peringatan tsunami berakhir pada pukul 11.57 WIT.
“Dari rangkaian gempa yang ada, BMKG menyatakan peringatan tsunami telah berakhir. Masyarakat yang ingin kembali ke tempat tinggalnya sudah diperbolehkan, namun tetap memperhatikan kondisi fisik bangunan,” kata Hermizal.
Ia menyebut, di sejumlah lokasi dilaporkan terdapat kerusakan bangunan akibat gempa.
Di samping itu, aktivitas gempa susulan masih terus terjadi. Hingga saat ini, BMKG mencatat sebanyak 68 kali gempa susulan.
“Gempa susulan masih berlanjut, oleh karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati,” sambung Hermizal.
BMKG masih terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan gempa susulan guna memastikan kondisi tetap aman bagi masyarakat. (van)