Pengangguran di Maluku Utara Naik, Wagub Minta Dinas Tenaga Kerja Ambil Langkah
Sofifi, malutpost.com -- Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan pentingnya langkah cepat dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dalam mengantisipasi meningkatnya angka pengangguran.
Hal ini disampaikan menyusul kenaikan tingkat pengangguran dari 4,03 persen pada tahun sebelumnya menjadi 4,55 persen tahun 2025.
Menurut Sarbin, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), terutama instansi teknis yang menangani sektor ketenagakerjaan.
"Angka pengangguran kita naik. Karena itu OPD terkait, terutama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, harus segera melakukan mitigasi terhadap faktor-faktor penyebabnya, khususnya pengangguran terbuka," kata Sarbin, Sabtu (28/3/2026).
Ia menjelaskan, salah satu faktor utama peningkatan pengangguran adalah kondisi sejumlah perusahaan di daerah yang merumahkan karyawan, meskipun belum melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Situasi ini, kata dia, secara langsung berkontribusi terhadap naiknya angka pengangguran terbuka. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di satu perusahaan, tetapi juga melanda beberapa sektor usaha lainnya.
Bahkan, dalam beberapa bulan ke depan, Sarbin memperkirakan potensi peningkatan angka pengangguran masih bisa terjadi akibat sejumlah faktor eksternal.
"Ke depan kita juga dihadapkan pada kondisi regional, seperti fluktuasi harga BBM serta kebijakan nasional terkait pengurangan produksi, khususnya di sektor pertambangan. Ini pasti berdampak pada tenaga kerja," tegasnya.
Untuk itu, Sarbin meminta OPD terkait segera mengambil langkah konkret, termasuk menyiapkan skema mitigasi bagi para pekerja yang terdampak.
Salah satu solusi yang didorong adalah alih fungsi tenaga kerja, sehingga para pekerja yang dirumahkan tetap memiliki peluang untuk beraktivitas produktif di sektor lain.
"Harus ada langkah nyata, misalnya alih fungsi tenaga kerja. Mereka yang dirumahkan perlu diberikan ruang untuk bekerja di bidang lain agar tetap produktif," pungkasnya. (nar)