1. Beranda
  2. Catatan

HMI Cabang Ternate Desak Kapolres Proses Pelaku Penyerangan Pawai Obor Malam Takbiran di Tobelo

Oleh ,

Oleh: Naufandi Hadyan Saleh - Ketua Bidang Pemberdayaan Umat HMI Cabang Ternate

Hari raya Idul Fitri merupakan momentum tahunan yang sarat akan nilai-nilai kebaikan didalamnya. Umat Islam biasanya memaknai Idul Fitri sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh melawan hawa nafsu di bulan suci Ramadan.

Momentum ini biasanya dirayakan dalam bentuk yang beragam. Seperti umat Islam yang berada di Tobelo, Halmahera Utara, mereka merayakan hari raya Idul Fitri dengan menggelar pawai obor di malam Takbiran pada 20 Maret 2026. Giat ini dilepas secara resmi oleh bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, M.Si.

Namun sayangnya, kegiatan yang diharapkan menjadi syiar dan ikhtiar merajut silaturahmi tercoreng oleh peristiwa penyerangan secara anarkis oleh Soni Katipana dkk.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate melalui Ketua Bidang Pemberdayaan Umat Naufandi Hadyan Saleh menegaskan "Peristiwa ini semestinya menjadi tamparan keras bagi masyarakat Halmahera Utara yang selama ini selalu memelihara keragaman dan persaudaraan antar sesama."

HMI Cabang Ternate mendesak Kapolres Halmahera Utara untuk secepatnya mengusut tuntas peristiwa ini dan memproses hukum pelaku-pelaku yang terlibat didalamnya.

"Persoalan yang menyangkut keagamaan sangatlah sensitif. Negara tak boleh lengah terhadap oknum-oknum pemecah belah bangsa. Mereka adalah hama dan penyakit. Pelaku harus segera diproses secara hukum," tegas Naufandi

Ia melanjutkan "Setiap anak bangsa semestinya menyadari bahwa perbedaan adalah keniscayaan. Ia adalah sumber kekuatan dan persatuan."

Menurutnya, jika kasus-kasus seperti ini tidak diusut secara serius oleh pihak kepolisian Halmahera Utara tentu bisa akan berdampak pada konflik yang lebih luas.

Ketua Bidang PU HMI Cabang Ternate ini juga menghimbau agar umat Islam Halmahera Utara untuk tidak terprovokasi dan lebih selektif terhadap isu-isu yang beredar.

"Kami juga berpesan kepada saudara-saudara kami umat Islam yang berada di Halmahera Utara agar menahan diri dan tidak terpancing terhadap berbagai provokasi yang dapat menimbulkan perpecahan di Halmahera Utara."

Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi kita semua. HMI Cabang Ternate berkomitmen mengawal kasus ini hingga pelaku benar-benar diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.