1. Beranda
  2. Hikmah Ramadan

Hikmah Ramadan

Keluarga Muslim dan Ekoteologi di Bulan Suci

Oleh ,

Oleh: Ali Faisal
(Mahasiswa Program Doktor Hukum Keluarga Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Banten)

Bulan Ramadan memiliki banyak keistimewaan, keistimewaan terbesarnya adalah terpilih sebagai bulan diturunkannya al-Qur’an yang menjadi hudan lin-naas.

Ramadan disebut juga sebagai bulan pengendalian diri, waktu berlatih untuk bersabar, menahan lapar, dahaga dan dorongan hawa nafsu jasmani lainnya.

Baca di: Koran digital Malut Post edisi Jumat, 27 Februari 2026

Di antara serangkaian ibadah untuk meningkatan nilai spiritualitas, pada saat yang sama kerap memunculkan ironi yang jarang disadari akibat konsumsi rumah tangga yang lebih, meja makan lebih penuh, belanja lebih banyak, penggunaan bahan bakar minyak, listrik, dan kuota internet semakin banyak.

Serta sampah makanan dan plastik kemasan menumpuk. Intinya, ditengah upaya menggapai ketakwaan melalui jalan puasa, bumi justru menanggung beban berat.

Puasa ideal bukan hanya sekadar menunda makan dan minum, tetapi merupakan pendidikan etika tentang pengendalian diri. Hanya dalam puasa dikenal imsak sebagai bentuk ihtiyat.

Imsak memiliki makna esoteris, bahwa tidak semua yang tersedia harus dikonsumsi, jangankan yang haram, yang halalpun ada aturan waktunya dan tidak berlebihan.

Sebagaimana ditegaskan dalam QS. al-A’raf ayat 31. ”makan dan minumlah, tetapi jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”.

Baca Halaman Selanjutnya..

Baca Juga