Ramadan Momentum Merawat Kebersamaan dan Kedamaian
Oleh: Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si
(Kapolda Maluku Utara)
Marhaban Ya Ramadan
Ramadan selalu datang membawa suasana yang berbeda. Pagi terasa lebih hening, senja lebih dinanti, dan malam-malam dipenuhi doa.
Di tengah nuansa spiritual itu, Polda Maluku Utara mengajak seluruh masyarakat menjadikan bulan suci sebagai momentum membersihkan hati, mempererat persaudaraan, dan menjaga kedamaian di Bumi Moloku Kie Raha.
Baca di: Koran digital Malut Post edisi Senin, 23 Februari 2026
Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi latihan kesabaran, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama. Ramadan mendidik setiap insan untuk lebih peka terhadap penderitaan orang lain, lebih lembut dalam bertutur kata, dan lebih bijak dalam bersikap.
Allah SWT berrfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 183: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”
Taqwa itulah tujuan utama Ramadan. Ketika hati dipenuhi ketakwaan, maka tindakan kita akan lebih terjaga. Tidak mudah terprovokasi, tidak mudah menyakiti, dan selalu berusaha menghadirkan kebaikan.
Di tengah keberagaman masyarakat Maluku Utara, pentingnya merawat kerukunan antarumat beragama. Sebab perbedaan adalah rahmat yang harus dijaga dengan sikap saling menghormati dan menghargai.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 13: “Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal.”
Baca Halaman Selanjutnya..