1. Beranda
  2. Maluku Utara

Gubernur Sherly Sebut Ikan Mahal jadi Penyebab Inflasi di Maluku Utara

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com -- Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda menyebut kenaikan harga ikan menjadi salah satu penyebab utama inflasi di Provinsi Maluku Utara dalam dua bulan terakhir.

Sherly mmengatakan masalah tersebut telah di lakukan rapat bersama Bank Indonesia terkait perkembangan inflasi daerah.

Menurut Sherly, inflasi pada Januari dan Februari 2026 secara tahunan tercatat sebesar 4,8 persen. Angka tersebut dinilai cukup tinggi dan perlu mendapat perhatian serius.

"Inflasi Januari ke Februari 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai 4,8 persen. Ini cukup tinggi," kata Sherly di Kota Ternate, Jumat (13/2/2026).

Ia menjelaskan, kenaikan harga ikan dipicu oleh kondisi cuaca buruk yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Tingginya gelombang dan cuaca ekstrem membuat nelayan kesulitan melaut, sehingga pasokan ikan di pasar menurun dan harga pun melonjak.

Sherly juga mengungkapkan inflasi dar Januari ke Februari 2026 tercatat sekitar 1,48 persen. Angka tersebut juga tergolong tinggi untuk inflasi bulanan.

"Dari Januari ke Februari sekitar 1,48 persen, itu juga cukup tinggi. Kenapa? Karena cuaca dan ombak," pungkasnya. (nar)

Baca Juga