1. Beranda
  2. Hukum & Kriminal

Satgas Pangan dan Saber Temukan Beras Premium Tanpa Izin Edar di Kota Ternate

Oleh ,

Ternate, malutpost.com -- Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan dan Sapu Bersih (Saber) Provinsi Maluku Utara, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada distributor atau tempat penjualan bahan pokok di Kota Ternate, Selasa (10/2/2026).

Amatan malutpost.com, lokasi sidak di antaranya pada Gudang Toko Firma Agung, Pasar Tradisional, Pasar Higenis, Hipermart, Gudang Bulog dan Indomaret.

Saat sidak, tim menemukan beras merek Raja Premium yang tidak memiliki izin layak edar di Hipermart.

Sementara di Pasar Tradisional dan Pasar Higenis ditemukan perbedaan harga pada bawang merah. Di pasar Tradisional, harga bawang merah Rp80 ribu /kg. Sementara di Pasar Higenis harganya Rp50 ribu /kg.

Tim juga menemukan perbedaan harga beras premium di Toko Firma Agung, yang menjual Rp16.200 /kg. Sementara di Pasar Higenis dan Tradisional dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.800.

Sekretaris Satgas Pangan dan Saber Maluku Utara, Dheni Tjan, mengatakan, secara umum bahan pokok masih cukup tersedia hingga selesai Ramadan 1447 Hijriah.

"Secara umum, stok di Maluku Utara aman hingga selesai Ramadan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, harga bawang merah di Pasar Higenis lebih murah dibanding pasar tradisional karena pedangang pasar Tradional membeli dari pasar Higienis dan menjualnya kembali.

Kemudian untuk minyak goreng harganya masih stabil alias sesuai harga eceran tertinggi (HET).

"Ini kan perdana, jadi data-data ini menjadi pembahasan kami di tim Satgas," terangnya.

Senada, Panit 1 Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Maluku Utara, IPTU Jeremmy Theo Denoselli, menyatakan, dalam sidak awal ini dilakukan pendataan dan pemantauan.

"Stok aman selama sidak, karena mampu memenuhi kebutuhan ke depan," ujarnya.

Ia menegaskan, ke depan jika ada yang sengaja bermain harga, maka akan dilakukan penindakan hukum.

"Yang jelas kita dahulukan preentif dan preventif. Tindak represif terkahir," tandasnya. (one)

Baca Juga