1. Beranda
  2. Maluku Utara

Kepala BPBJ Malut: Tidak Ada ‘Kongkalikong’ dalam Lelang Proyek

Oleh ,

Sofifi, malutpost.com – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara, Hairil Hi Hukum menegaskan seluruh proses lelang proyek berjalan secara terbuka dan transparan.

Hairil juga menepis kalau adanya dugaan komunikasi pihak tertentu yang mengatur pemenang lelang.

Hairil mengatakan, jika terdapat spekulasi publik terkait adanya intervensi atau pengaturan dalam proses lelang, maka seharusnya pihak yang bersangkutan mengikuti mekanisme lelang secara resmi.

"Kalau ada spekulasi seperti itu, harusnya dia ikut lelang. Karena lelang di Biro BPJ itu terbuka secara umum," kata Hairil, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, seluruh tahapan lelang telah diatur secara jelas dalam sistem. Apabila dalam proses lelang ditemukan kejanggalan atau masalah, peserta diberikan ruang untuk menyampaikan sanggahan.

"Seandainya pada saat lelang ada masalah, maka bisa langsung dibuat sanggahan. Itu mekanismenya," jelasnya.

Hairil juga menegaskan, bahwa tidak ada praktik kongkalikong dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov Maluku Utara.

"Oh, itu tidak ada," tegasnya.

Ia mengaku, selama ini tidak pernah menerima instruksi atau arahan dari atasan maupun pihak lain untuk memenangkan perusahaan tertentu dalam proses lelang.

"Karena tidak ada instruksi apa pun dari atasan, tidak ada yang mengarahkan harus ke sini atau ke situ. Sampai saat ini tidak ada seperti itu," tegas Hairil lagi.

Ia pun mengimbau kepada seluruh penyedia jasa agar mengikuti proses lelang sesuai aturan, melengkapi seluruh dokumen yang dipersyaratkan, serta menggunakan hak sanggah apabila merasa dirugikan.

"Jadi ikut lelang dulu, lengkapi semua persyaratan. Kalau sudah lengkap silakan lanjut, tapi kalau tidak lengkap ya bisa disanggah," pungkasnya. (nar)

Baca Juga