1. Beranda
  2. Hukum & Kriminal

Dosen Unkhair Belum Ditemukan dalam Insiden Tenggelamnya Longboat di Perairan Bibinoi, Halsel

Oleh ,

Halsel, malutpost.com -- Satu orang penumpang masih dalam pencarian oleh tim SAR setelah insiden tenggelamnya longboat rute Desa Babang menuju Desa Pigaraja, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, Jumat (23/1/2026).

Informasi diterima malutpost.com, satu orang penumpang yang belum ditemukan itu merupakan seorang Dosen di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Khairun (Unkhair), bernama Dr. Wildan (50 tahun).

Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, saat dikonfirmasi mengatakan masih ada satu korban yang belum ditemukan.

"Hingga pukul 18:00 WIT, satu korban bernama Dr. Wildan belum ditemukan. Sehingga pencarian dilanjutkan besok, Sabtu (24/1/2026), karena saat ini cuaca ekstrem, gelombang tinggi dan angin kencang," akunya.

Iwan menyebut, berdasarkan data, longboat ini ditumpangi 59 orang. 57 orang selamat, 1 orang meninggal dan 1 orang hilang.

"Yang jelas tim SAR melanjutkan pencarian besok. Insya Allah korban cepat ditemukan dengan kondisi selamat," pungkasnya.

Diketahui, sebuah Longboat dengan rute Desa Babang menuju Desa Pigaraja Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, tenggelam akibat dihantam gelombang tepat di perairan Desa Bibinoi, Kecamatan Bacan Timur Tengah.

Laporan yang diterima Unit Siaga SAR Halsel dari Kepala Desa Bibinoi, bahwa pada tanggal 23 Januari 2026 sekitar pukul 14:00 WIT, longboat berangkat dari pelabuhan Babang tujuan Desa Pigaraja.

Namun dalam perjalanan di perairan Desa Bibinoi Longboat mengadapi cuaca buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang mengakibatkan Longboat terbalik kemudian tenggelam. (one)

Baca Juga