1. Beranda
  2. Opini

Ketika Kampus Tak Selalu Ramah

Oleh ,

Oleh: Mursid Puko
(Mahasiswa Universitas Nadhlatul Ulama Malut (Unutara))

Momentum paling istimewa bagi perguruan tinggi setiap tahun adalah kedatangan mahasiswa baru, yang berasal dari berbagai daerah dengan semangat tinggi untuk membawa harapan akan kehidupan kampus yang konon katanya membebaskan, mencerahkan, dan membentuk karakter.

Mahasiswa/i Baru yang telah memilih jurusan di berbagai Fakultas, mereka disambut dengan baik dan penuh senyuman manis.

Baca di: Koran digital Malut Post edisi Selasa, 13 Januari 2026

Seringkali ditemukan kata-kata motivasi bahwa dunia perkuliahan adalah masa paling berkesan dimana tempat yang akan mulai dibangun mimpi masadepan menuju kesuksesan.

Namun disisi lain juga izinkan penulis ingin menyampaikan dengan jujur, bahwasanya tidak semua yang akan kalian hadapi itu indah, dibalik fenomena euforia orientasi kampus atau yang sekarang lebih dikenal dengan pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) karna semangat idealisme akademik.

Dunia akademik kita dalam banyak kasus, penindasan terhadap mahasiswa, semisalnya mahasiswa harus tunduk, dan patuh. Kritik terhadap birokrasi Universitas dianggap sebagai bentuk perlawanan, bukan bagian dari proses berpikir.

Intimidasi dan pengancaman itu hadir dalam banyak bentuk kritikan terhadap Universitas, sehingga Mahasiswa menjadi korban dari relasi kuasa yang tidak sehat.

Mahasiswa seringkali lebih memilih diam bukan karena tidak tahu, tapi karena takut yang lebih memprihantikan semua ini mahasiswa baru hanya diberi pesan normatif "Jaga nama baik almamater" tidak pernah ada yang berkata "Jika kamu merasa tidak diperlakukan adil, kamu punya hak untuk bicara."

Baca Halaman Selanjutnya..

Baca Juga