Hendri Susilo usai Takluk dari Persebaya: Kami Menguasai Laga, Tapi Hanya 1 Gol Tercipta
Ternate, malutpost.com -- Pemain muda Malut United, Taufik Rustam menyebut kekalahan atas Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, hari ini, menjadi pelajaran untuk bangkit lebih kuat.
Pernyataan itu disampaikan saat konferensi perss usai laga, Sabtu (10/1/2026).
"Saya dan teman-teman pemain lainnya sudah menampilkan permainan terbaik. Kekalahan 2-1 ini menjadi pelajaran bagi kami ke depannya,” kata Taufik.
Ia menyebut Persebaya bukan lawan yang mudah. Semua pemain sudah berjuang hingga peluit akhir, tapi kemenangan belum berpihak.
"Semoga kekalahan ini menjadi hasil yang membuat kami bisa bangkit lebih kuat lagi untuk menatap pertandingan berikutnya,” tandas pemain muda 20 tahun tersebut.
Sementara pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menyebutkan timnya mendominasi jalannya permainan dengan 81 persen penguasaan bola. Dari 11 upaya tembakan dilepaskan, tiga di antaranya mengenai sasaran dan berbuah 1 gol, yang dicetak Ciro Alves di menit ke-61.
Sementara lanjut Hendri, Persebaya yang bermain menunggu dan mengandalkan counter attack (serangan balik) mampu mencetak 2 gol dari 8 kali percobaan.
"Kami sudah berjuang semaksimal mungkin sampai menit akhir pertandingan. Kami juga sebenarnya mampu menguasai pertandingan. Tapi, sayangnya hanya satu gol yang bisa diciptakan," ucap Hendri.
Melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Manahati Lestusen, di menit 45, Taufik Rustam menit 68, dan Dimas Drajad menit 87, untuk perubahan taktikal permainan juga tidak mampu membongkar rapatnya barisan pertahanan Persebaya.
"Kami mencoba membuat winger bermain lebih ke dalam supaya wing back dapat leluasa menyerang. Strategi itu berhasil. Namun, kami terlambat melakukannya," tutur juru taktik berusia 60 tahun tersebut.
Malut United selanjutnya akan menjamu Persik Kediri pada perdandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025-2026 di Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (24/1/2026). (one)